Susah BAB Selama Puasa? Ini Penyebabnya dan Cara Mengatasinya

Ilustrasi via hellosehat
Sumber.com – Sulit buang air besar (BAB) tentunya akan menyebabkan perut terasa sakit dan tak nayaman, apalagi jika menganggu ibadah puasa selama bulan Ramadan ini. Sembelit atau dalam bahasa medis disebut konstipasi adalah kondisi terganggunya sistem pencernaan sehingga sulit membuang kotoran dari tubuh yang disebabkan kotoran yang mengeras.
Dikutip dari Hello Sehat, jika susah BAB dan tidak merasa ingin BAB selama tiga hari, kamu perlu waspada Kawan Sumber. Biasanya dibutuhkan waktu hingga tiga hari agar makanan yang kita makan dicerna dan diserap tubuh. Sisanya akan dikeluarkan melalui kotoran berupa feses, jika kamu tidak BAB selama lebih dari tiga hari maka bisa dikategorikan sembelit.
Berikut ini penyebab sulit BAB dan cara mengatasinya.
1. Kurang serat
Perubahan pola makan selama menjalani ibadah puasa perlu diperhatikan, karena kamu perlu menjaga asupan makanan dengan tepat, terutama kebutuhan serat untuk tubuh. Kurangnya serat membuat kemampuan gerak peristaltik usus lebih menjadi terhambat, yang akhirnya sisa makanan sulit dicerna dengan mudah. Kurangnya serat berdampak pada sisa kotoran yang akhirnya berlama-lama di dalam usus dan membuatmu sembelit.
2. Kurang minum
Kecukupan air juga perlu diperhatikan karena jika tidak tubuh kamu tidak terhidrasi dengan baik. Air berperan dalam melarutkan zat-zat makanan dan mengangkut sisa makanan ke sistem pembuangan tubuh. Itulah sebabnya asupan air saat berbuka dan sahur biasakan agar sama seperti hari biasanya untuk mengurangi resiko sembelit.
3. Berlebihan konsumsi produk susu
Susu bisa memperlambat proses pencernaan karena mengandung serat yang sedikit. Terlalu banyak mengonsumsi susu dan produk olahannya, seperti keju dan es krim dapat membuatmu susah BAB. Apalagi jika tidak diimbangi dengan konsumsi buah dan sayur selama puasa.
Cara mengatasi BAB

Ilustrasi via klikdokter
Melakukan perubahan gaya hidup merupakan salah satu cara mengatasi susah BAB saat puasa. Perubahan gaya hidup ini meliputi:
- Pastikan Anda memenuhi asupan cairan selama berpuasa minimal 8 gelas per hari. Anda bisa mengonsumsi air putih 2 gelas saat berbuka, 2 gelas saat sahur, dan 4 gelas sepanjang malam.
- Perbanyaklah makanan yang mengandung serat, misalnya dengan makan sayur, buah, biji-bijian, sereal, kacang-kacangan, gandum, dan beras merah.
- Hindari produk olahan susu, kafein, alkohol dan rokok
- Olahraga secara teratur minimal 30 menit setelah berbuka dengan intesitas ringan sampai sedang
- Jangan menunda keinginan untuk buang air besar dan mulailah untuk mengatur kebiasaan buang air besar
- Tidak sembarangan mengonsumsi obat pencahar tanpa rekomendasi dari dokter
Baca juga: Berat Badanmu Naik Selama Puasa? Lakukan 3 Saran dari Para Ahli ini
Baca juga: Olahraga Saat Puasa Sebaiknya Sebelum atau Setelah Berbuka?
