Ternyata Peter Jackson Hampir Menyutradarai Film Aquaman Loh!

Oh ternyata hampir gitu ya! via ScreenRant
Sumber.com - Tak dipungkiri sosok dan nama Peter Jackson adalah salah satu sosok sutradara yang sangat disegani di Hollywood. Pasalnya sutradara asal Wellington, Selandia Baru ini kerap menuai kesuksesan dari film-film yang disutradarainya (ya lihat saja trilogi The Lord of the Rings dan The Hobbit itu bukan?). Berdasarkan reputasi kerennya tersebut, maka tidak mengherankan apabila banyak studio dengan segudang proyek filmnya berebut untuk mendapuknya menjadi sutradara dari salah satu proyek filmnya.
Dan salah satu studio yang hampir saja menggaet Jackson adalah Warner Bros yang kala itu menawarkannya untuk menyutradarai Aquaman (2018). Yap benar banget Kawan. Sebelum akhirnya sutradara spesialis horor asal Malaysia James Wan (The Conjuring) yang terpilih, awalnya justru adalah Jackson yang diinginkan menjadi sutradaranya.
Baca juga: Yap, Captain America Bertemu Dengan Red Skull di Avengers: Endgame
Bahkan, Jackson sudah ditawari 2 kali secara pribadi oleh mantan CEO Warner Bros, Kevin Tsujihara. Namun sayangnya 2 kali pula Jackson menolaknya. Alasannya? Jackson bukanlah fans superhero. Sutradara berusia 57 tahun ini bahkan mengakui kalau ia hanya membaca komik-komik non-superhero seperti Tintin.
Selain itu menurutnya, membuat sebuah film apalagi yang merupakan adaptasi, sangatlah sulit. Nah menyadari kedua hal ini, Jackson lantas menegaskan ke Fujihara kalau ia tidak ingin membuat film yang mana materinya tidak ia kuasai atau ia tidak memiliki passion di dalamnya. Alhasil iapun menolak tawaran yang menggiurkan tersebut.
Dan menurut kami langkah yang dilakukan oleh Fujihara ini tepat sekali walau sekali lagi memang agak disayangkan. Namun, daripada nantinya berakhir tidak sesuai harapan, tentuntya lebih baik seperti ini bukan? Lagipula seperti kita tahu hingga perilisan film Aquaman, dunia sinematik DC aka Worlds of DC, masih dianggap mengecewakan.
Apabila saja kala itu Jackson memaksakan diri untuk menerima tawarannya, bisa dipastikan hasilnya akan semakin membuat reputasi DCEU semakin terpuruk saja (walau memang, belum tentu juga). Namun bagaimana nih pandangan Kawan terhadap fakta unik ini?
