Inilah 7 Kebiasaan Efektif, Nomor 4 Wajib Kamu Tiru!

Inilah 7 Kebiasaan Efektif, Nomor 4 Wajib Kamu Tiru!

7 habit tribun news

Ilustrasi Tribunnews

 

Sumber.com - Kawan Sumber mungkin merasa waktu 24 jam terasa kurang untuk menyelesaikan semua pekerjaan, seolah waktu tidak pernah cukup dan membuat kita merasa tertekan. Hal ini tentu memicu kita merasa kurang bahagia dan tidak mampu memanajeman waktu dengan baik. 

 

Tapi, belum terlambat buat kamu memperbaiki arah hidupmu. Kamu mulai bisa mengikuti 7 kebiasaan paling efektif yang dituangkan oleh Stephen R Covey dalam bukunya yang berjudul “7 Habits of Highly Effective People”

 

Berikut ini 7 kebiasaan yang patut kamu tiru dari buku yang terlaris sepanjang masa.

 

1. Jadilah Proaktif

 

Bersikap proaktif artinya bertanggung jawab atas perilaku kita sendiri di masa lalu, di masa sekarang, maupun di masa mendatang dan membuat pilihan-pilihan berdasarkan prinsip-prinsip serta nilai-nilai ketimbang pada suasana hati atau keadaan.

 

2. Merujuk pada Tujuan Akhir

 

Mungkin kalian akan bertanya-tanya “saya belum cukup dewasa untuk memikirkan hal ini, apa alasan saya perlu mengetahui tujuan akhir saya?”. Namun perlu diketahui menemukan sebuah tujuan akhir pada hidupmu adalah suatu hal yang penting. Dengan membayangkan tujuan akhirmu maka kamu akan mulai membuat langkah-langkah untuk mencapai tujuan tersebut. Tetap konsisten terhadap tujuanmu, jangan sampai orang lainlah yang akan memutuskan masa depanmu.

 

3. Dahulukan yang Utama

 

Kebiasaan ini kita akan mengenal pembagian tentang kuadran waktu dimana Sean Covey membaginya menjadi 4 bagian. Kuadran satu dimana orang sering menunda pekerjaan sehingga setiap pekerjaan menjadi mendesak dan penting. Pada kuadran dua merupakan tipe orang yang mampu memprioritaskan yang penting dan mengerjakannya dengan waktu yang tidak mendesak sehingga mereka dikenal dengan orang yang tidak suka menunda-nunda pekerjaan. Kuadran tiga merupakan tipe orang yang selalu mengiyakan permintaan semua orang sehingga pekerjaan tersebut terkesan mendesak namun tidak penting untuk ia kerjakan. Kuadaran empat merupakan tipe orang pemalas yang mengerjakan hal yang tidak penting dan tidak mendesak.

 

4. Berpikir Menang/Menang

 

Menang – kalah : jika saya menang kamu kalah

Kalah – menang : tak mengapa saya kalah dan kamu menang asal tidak ada pertikaian

Kalah – kalah       : jika saya kalah maka kamu juga harus kalah

Menang – menang : kita akan menemukan kesepakatan bersama.

 

Berfikir menang/menang adalah yang dianjurkan bagi hubungan antara manusia. Yaitu, mencari terus menerus akan manfaat timbal balik dalam setiap interaksi

 

5. Berusaha Untuk Memahami Terlebih Dahulu, Baru Dipahami

 

Mengapa kebiasaan ini menjadi kunci komunikasi? Karena, kebutuhan paling dalam dari hati manusia adalah dipahami. Semua orang ingin dihormati dan dihargai apa adanya. Kawan Sumber Kita biasanya berusaha lebih dahulu untuk di mengerti. Kebanyakan orang tidak mendengar dengan maksud untuk mengerti. Mereka mendengar dengan maksud untuk menjawab.

 

6. Wujudkan Sinergi

 

Sinergi adalah soal menghasilkan alternatif ketiga – bukan caraku, bukan caramu, melainkan cara ketiga yang lebih baik ketimbang cara kita masing-masing. Memanfaatkan perbedaan-perbedaan yang ada dalam mengatasi masalah, memanfaatkan peluang.

 

7. Mengasah Gergaji

 

Mengasah gergaji adalah tentang memperbaharui diri terus-menerus dalam keempat bidang kehidupan dasar: fisik, sosial/emosional, mental, dan rohaniah. Kebiasaan inilah yang meningkatkan kapasitas kita untuk menerapkan kebiasaan-kebiasaan efektif lainnya.

 

Baca juga: Tips Mengatasi 'Malas' Di Hari Pertama Kerja Setelah Libur Lebaran

 

Baca juga: Total 720 Ribu Kendaraan Kembali ke Jakarta Hingga H+3 Lebaran