Masih Misteri, Kematian Petugas KPPS Akan Jadi Hantu Demokrasi

Masih Misteri, Kematian Petugas KPPS Akan Jadi Hantu Demokrasi

petugas kpps meninggal

Ilustrasi Via Blogger

 

Sumber.com - Pemilu 2019 telah berlalu, namun hingga saat ini misteri kematian 500 Petugas KPPS masih misteri. Desakan pun datang dari beberapa pihak untuk mengusut tuntas kasus tersebut, salah satunya datang dari Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnasham) yang meminta agar alasan kematian tersebut diketahui. 

 

Desakan lain datang dari wakil rakyat. Wakil Ketua Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Fahira Idris mengungkapkan, negara tidak mempunyai pilihan lain selain membentuk TPF untuk mengungkap penyebab banyaknya petugas pemilu yang meninggal. 

 

Selain agar isu ini tidak simpang siur, kata Fahira, pengusutan penyebab meninggalnya petugas pemilu harus dilandasi rasa kemanusian. Hasilnya harus menjadi referensi pembuat kebijakan agar menjadikan analisis beban kerja petugas pemilu sebagai referensi utama dalam menyusun aturan dan manajemen pemilu ke depan. 



“Peristiwa ini kan musibah besar bagi bangsa ini, jadi jangan diseret ke ranah politik. Mari kita bicarakan peristiwa ini dalam bingkai kemanusiaan dan sebagai iktikad baik agar peristiwa serupa tidak terulang lagi pada pemilu-pemilu selanjutnya. Bagaimana kita mau menjamin (berjalan baik-red) Pemilu pada 2024 musibah seperti tidak terjadi, kalau kita tidak membongkar apa sebenarnya yang menyebabkan 500 orang lebih petugas pemilu meninggal. Saya minta pemerintah lebih responsif,” tutur Fahira Idris dalam keterangan tertulis Senin (13/5/2019). 

 

Fahira mengatakan bahwa penyebab kematian harus diketahui, sebab jika tetap menjadi misteri maka orang akan takut untuk menjadi Petugas KPPS di pemilu mendatang.

 

“Jangan sampai Pemilu 2024, orang pada enggan menjadi KPPS atau petugas pemilu karena takut. Kalau ini terjadi, bisa kacau masa depan demokrasi kita. Jangan juga niat untuk mengungkap musibah ini dipandang secara politis apalagi dianggap sebagai upaya mendelegitimasi hasil pemilu," tambahnya.

 

 

Source: Sindonews