Turunkan 3 Pemain Kejutan di Final, Ukraina Berhasil Jadi Juara Piala Dunia U20 Kalahkan Korsel

via Ukraine Embassy
Sumber.com - Laga final Piala Dunia U20 2019 yang berlangsung di Polandia dini hari tadi (16/6) mempertandingkan Ukraina melawan Korea Selatan. Dua tim yang mengejutkan tampil di final sama-sama belum pernah meraih gelar juara Piala Dunia dan sangat berambisi merebut supremasi terbesar di kelompok usia U20.
Line-ups | ?? UKR vs KOR ??
— Scouted Football (@ScoutedFtbl) June 15, 2019
Safronov replaces a suspended Popov, and Supriaha, Tsitaishvili, and Khakhlov return to the starting lineup for Ukraine.
South Korea make two changes, replacing Jeong and Jae-hyeon with Cho and Jung-min in centre midfield. pic.twitter.com/nRPQ5CftPn
Pelatih Oleksandr Petrakov melakukan 4 perubahan di partai final dengan menurunkan para pemain yang jarang menjadi pemain inti di pertandingan sebelumnya. Absennya Denys Popov yang mendapatkan kartu merah di semifinal membuat pelatih memasukkan Oleksandr Safronov. Petrakov juga memasukkan 3 pemain cadangan di lini tengah dan depan Oleksiy Khakhlov, Heorhii Tsitaishvili dan Valdyslav Supriaha yang justru bersinar di final.
This is Supriaha's time to shine. Has had a poor tournament, benched halfway through. Petrakov puts his faith in him today #U20WorldCup
— Vadim Furmanov (@vfurmanov) June 15, 2019
Sang pelatih bahkan tidak memainkan top skorer mereka Danylo Sinkan yang tempatnya digantikan Supriaha di depan hingga menit 63. Namun pergantian mengejutkan ini berbuah hasil manis karena Vladyslav Supriaha justru berhasil membuat brace di final dan pemain pengganti lainnya Heorhii Tsitaishvili juga berhasil membuat gol di menit 89 untuk memastikan Ukraina menang 3-1. Tiga gol di final justru ditentukan lewat 2 pemain cadangan Ukraina.
?? Vladyslav Supriaha saved his best for the biggest stage ?
— FIFA.com (@FIFAcom) June 15, 2019
His brace in the #U20WC final paved the way for @FFUKRAINE's first title ?? pic.twitter.com/0fN0EJf1vP
Supriaha bahkan dianggap gagal menunjukkan sinarnya padahal sang pemain 19 tahun asal Dynamo Kiev ini pada awalnya merupakan striker inti dan justru kalah dari Danylo Sinkan yang sudah mencetak 4 gol dari 6 kali main sepanjang Piala Dunia U20 ini. Kecemerlangannya baru terlihat ketika pelatih menurunkannya di final dan mengejutkan Korsel karena belum pernah Supriaha turun sebagai starter di Piala Dunia U20 ini kecuali di final.
Ukraina yang memakai formasi 5-4-1 tampil kokoh di lini pertahanan dan sulit ditembus sepanjang turnamen berlangsung. Dengan keberadaan Andriy Lunin di bawah mistar gawang, penjaga gawang Real Madrid ini mampu memberikan kenyamanan bagi para pemain belakang dengan aksi memukaunya. Dia pun diganjar penghargaan Golden Glove atas penampilannya yang membuat Ukraina paling sedikit kebobolan sepanjang turnamen lewat 3 clean sheetnya.
OFFICIAL: Andriy Lunin has won the #U20WC Golden Glove award.
— Squawka News (@SquawkaNews) June 15, 2019
The Ukraine and Real Madrid goalkeeper kept three clean sheets throughout the tournament. pic.twitter.com/5x98cppi5Q
Salah satu penyelamatan paling gemilang terjadi di final kala Lunin mampu memblok sundulan pemain Korsel di menit 69 yang berpotensi menyamakan kedudukan di final. Refleknya yang luar biasa membuatnya mampu menepis sundulan dan peluang lanjutan di kotak penalti yang membuat Korsel gagal menyamakan kedudukan.
Big save by Andriy Lunin ?? pic.twitter.com/uIfXGbCNbT
— Madrid Graphics (@MadridGraphics) June 15, 2019
Sementara penghargaan lainnya di Piala Dunia U20 2019 ini untuk top skorer jatuh pada pemain Norwegia Erling Braut Haland yang mencetak 9 gol dalam 1 pertandingan. Untuk pemain terbaik jatuh pada Lee Kang-In asal Korsel yang mampu memikat sepanjang gelaran turnamen ini dengan aksi-aksinya dan koleksi 3 gol 4 assistnya yang membuat Korea Selatan ada di final.
Golden Glove: ?? Andriy Lunin
— Scouted Football (@ScoutedFtbl) June 15, 2019
Golden Boot: ?? Erling Braut Håland
Golden Ball: ?? Lee Kang-in
Silver Ball: ?? Serhiy Buletsa
Bronze Ball: ?? Gonzalo Plata
FIFA's 2019 U-20 World Cup award winners. pic.twitter.com/bh2HO53HNB
Untuk runner up pemain terbaik jatuh pada pemain 10 Ukraina Serhiy Buletsa yang menjadi playmaker serta membuat gol krusial di semifinal melawan Italia disaat mereka bermain 10 orang. Pemain terbaik ketiga jatuh pada pemain Ekuador Gonzalo Plata. Selamat Ukraina!
