YouTube Haramkan Video Ideologi Nazi dan Holocaust

Ilustrasi via labana.id
Sumber.com -YouTube telah memutuskan untuk mengharamkan konten yang mempromosikan ideologi Nazi dari layanannya. Konten yang mempromosikan fasisme, supremasi atau video penyangkalan Holocaust selama Perang Dunia II tidak akan lagi dihosting pada platform milik Google itu.
Dilansir Guardian, Senin, 10 Juni 2019, YouTube menegaskan tidak akan menjadi tuan rumah bagi video yang memuliakan pandangan fasis atau materi yang menyangkal keberadaan Holocaust.
YouTube mengatakan langkah yang diambil merupakan bagian dari upaya sikap yang lebih keras terhadap konten supremasi ras tertentu dan teroris. YouTube melarang semua video yang menuduh bahwa suatu kelompok lebih unggul untuk membenarkan tindak diskriminasi, pemisahan atau pengecualian berdasarkan kualitas seperti usia, jenis kelamin, ras, kasta, agama, orientasi seksual dan status veteran.
"Ini juga akan mencakup pelarangan video yang mempromosikan ideologi atau konten Nazi yang menyangkal peristiwa kekerasan yang terdokumentasi seperti kematian jutaan orang Yahudi dalam Perang Dunia II dan penembakan di Sekolah Dasar Sandy Hook di Amerika Serikat," demikian dijelaskan.
YouTube pun kerap digunakan untuk menyebarkan konten teror setelah serangkaian serangan terjadi. Misalnya sesaat setelah kejadian penembakan di dua masjid di Selandia Baru, banyak video yang diungah di YouTube. Meski perusahaannya, bergerak menghapus bukti video, namun YouTube tetap dikritik.
Langkah yang dilakukan YouTube merupakan bagian dari pekerjaan menghapus konten teroris dan propaganda dari platform tersebut.
Baca juga: Korbankan Starcraft, Blizzard Fokus Untuk Mengembangkan Diablo 4 Dan Overwatch 2
