Gabriel Jesus Bak Bocah Kecil Menangis di Tangga Ruang Ganti Usai Dikeluarkan Akibat Kartu Merah
Tangisan Gabriel Jesus via twitter
Sumber.com - Kemenangan Brasil atas Peru 3-1 di Final Copa America 2019 akhirnya menjadi penantian Brasil setelah menantinya selama 12 tahun dimana mereka terakhir menang pada tahun 2007. Namun kemenangan atas Peru tersebut memang sudah banyak diprediksi sebelumnya meski di final pendukung Brasil sempat getar-getir setelah Peru mampu menyamakan kedudukan 1-1 melalui penalti Paolo Guerrero setelah unggul sebelumnya di menit 15 lewat Everton.
Hanya saja Gabriel Jesus mampu mencetak gol tak lama setelah Peru menyamakan skor. Gabriel Jesus memang pantas mejadi bintang di pertandingan ini karena aksinya yang sederhana namun efektif. Hanya saja kemenangan di final ini sedikit tercela dengan dikartu merah dirinya di babak kedua setelah mendapat kartu kuning kedua akibat menjatuhkan lawan setelah beradu sundulan. Gabriel Jesus bahkan mencetak rekor menjadi pemain pertama yang mencetak gol, assist, sekaligus dikeluarkan dan menjadi juara.
30': Gabriel Jesus assists
— Squawka News (@SquawkaNews) July 7, 2019
45': Gabriel Jesus scores
70': Gabriel Jesus sent off
Hat-trick complete. #CopaAmerica pic.twitter.com/K2xCJz9pnl
Hanya saja gestur dan polah Gabriel Jesus kala menerima kartu merah mendapat perhatian lebih dari media dan publik Brasil karena tercermin ketidakpuasan dirinya dikeluarkan wasit. Kala meninggalkan lapangan, dia terus berargumentasi dengan wasit Roberto Andres Tobar Vargas hingga akhirnya dipinggirkan dan menendang box minuman hingga pecah. Setelah itu dia menonjok tempat melihat VAR di pinggir lapangan sambil melihat tayangan ulang.
1 - Brazil's Gabriel Jesus ?? is the first player ever to score a goal and be sent off in a Copa America final. Contradiction.#CopaAmerica pic.twitter.com/rRaP79Y6xv
— OptaJavier (@OptaJavier) July 7, 2019
Gabriel Jesus Was Crying after he got red card ? his love for his national team ??
— TaSmiA Aziz بلوچ (@tasm_baloch) July 7, 2019
Hero? pic.twitter.com/t82AISvt9v
Kekecewaan Jesus bahkan belum usai hingga dibawa ke lorong ruang ganti. Dia masih mempertanyakan alasan wasit mengusirnya sambil menangis sesunggukan yang membuat para penonton tersenyum. Usianya yang masih 22 tahun memang membuatnya tampak meledak-ledak. Dirinya merasa kuatir karena dengan dikeluarkan dirinya, Brasil bermain dengan 10 orang dan takut apabila Peru dapat menyamakan kedudukan atau menyusul skor hingga Brasil kalah.
Gabriel Jesus in tears as he’s sent off in the #CopaAmerica finals with a red card for Brazil ??
— SONTFootball (@SONTFootball) July 7, 2019
pic.twitter.com/WZPuWFpk9S
Beruntung Tite, pintar merubah skema Brasil dengan menarik Roberto Firmino dan memasukkan Richarlison yang akhirnya mencetak gol penentu melalui penalti. Gabriel Jesus pun bisa tersenyum karena dengan membawa Brasil juara Copa America, dia menjadi pemain dengan 5 gelar juara dalam semusim bersama 4 rekannya di City (Bernardo Silva - juara UEFA Nations League bersama Portugal), Fernandinho dan Ederson.
Gabriel Jesus helps Brazil win #CopaAmerica for the first time since 2007:
— Football Factly (@FootballFactly) July 8, 2019
Premier League ✅
FA Cup ✅
Carabao Cup ✅
Community Shield ✅
Copa America ✅
Five trophies for him in a season ? pic.twitter.com/xuvtXeQ7mo
Nampak senyum sumringahnya pun terlihat ketika membawa Copa America diatas tangannya. Namun tangisannya di ruang ganti bak bocah cilik sulit terlupakan dan bisa menjadi bahan olok-olok rekannya ketika rekaman itu diputar. Di Copa America 2019 ini, Jesus berhasil mencetak 2 gol dan 2 assist. Selamat Gabriel Jesus
