Jelang Hadapi Jawara All England di Babak Pertama Indonesia Open 2019, Ini Persiapan yang Dilakukan Fitriani

Atlet bulutangkis putri pelatnas pbsi Fitriani via youtube
Sumber.com - Ajang Indonesia Open 2019 akan digelar kurang lebih satu pekan dari hari ini. Para wakil Indonesia telah melakukan persiapan dengan matang jelang bertanding di babak pertama. Sebagaimana dalam hasil undian yang telah dirilis oleh BWF beberapa pekan lalu, para pebulutangkis tunggal putri Indonesia akan langsung berjumpa dengan lawan-lawan berat di pertandingan pertama mereka.
Fitriani merupakan salah satu pebulutangkis pelatnas PBSI yang akan menghadapi lawan berat di babak pertama. Ia akan berjumpa dengan juara All England 2019 asal China, Chen Yufei. Bertanding di depan publiknya sendiri, Fitriani diwajibkan untuk bisa menampilkan performa yang maksimal serta tampil mengejutkan dengan mengalahkan sang lawan. Apalagi saat ini sektor tunggal putri Indonesia memang telah jadi sorotan kalangan penggemar bulutangkis tanah air.
Harapan besar kini ada di pundak Fitriani dan kolega untuk bisa membuktikan diri di tanah kelahirannya sendiri. Mereka juga wajib memberikan sedikit perubahan gaya bermain seiring dengan hadirnya sosok pelatih baru, Rionny Mainaky yang telah membesut mereka sejak dua bulan terakhir.
Beep test tunggal putri utama, disaksikan langsung Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Susy Susanti. pic.twitter.com/KgfT5IrYJT
— BADMINTON INDONESIA (@INABadminton) July 5, 2019
Sebagai persiapan diri jelang menghadapi sang jawaran All England 2019 di babak pertama Indonesia Open 2019 nanti. Fitriani telah melakukan persiapan dengan meningkatkan aspek fisik. Pelatihan tersebut merupakan fokus utama yang bisa dilakukan oleh coach Rionny terhadap Fitriani sambil sedikit mengasah kemampuan teknik dari anak didiknya tersebut.
"Untuk program khusus dari pelatih belum ada. Tapi sekarang persiapan lebih banyak ke aspek fisik. Teknik juga ada sedikit-sedikit," ungkap Fitriani seperti dikutip dari Suara.com.
Perjumpaan Fitriani dengan Chen Yufei ini merupakan pertemuan yang ketujuh, pada enam pertemuan terakhirnya, pebulutangkis asal Indonesia ini berhasil meraih dua kemenangan atas pebulutangkis yang saat ini menempati urutan kedua di dunia.
Dua kemenangan yang berhasil dicatatkan Fitriani atas Chen diraih pada Kejuaraan Dunia Junior 2014 dan Badminton Asia Team Championships 2018. Jika menimbang dari klasemen sementara saat ini, keduanya memang sangat timpang. Fitriani masih belum bisa beranjak dari urutan 30 dunia, sedangkan Chen Yufei menempati posisi kedua di klasemen sementara versi BWF. Kendati begitu, Fitriani mengaku tak akan takut, justru ia akan belajar dari 2 kemenangan sebelumnya yang pernah diraih atas sang lawan.
"Yang saya rasakan saat menang atas Chen Yufei itu saya bisa bermain sabar. Bola susah saya ambil, melarikan lawan," lanjutnya.
"Saat itu dia belum terlalu tahan di lapangan, tak sabar sehingga banyak mati sendiri. Tapi sekarang saya lihat dia sudah lebih sabar," tandas pebulutangkis asal Garut, Jawa Barat ini.
Turnamen BWF World Tour Super 1000, Blibli Indonesia Open 2019 ini sendiri akan mulai dihelat pada Selasa (16/7) hingga (21/7). Seluruh rangkaian pertandingan akan dilangsungkan di Istora Senayan, Jakarta. Sebagai informasi tambahan, even ini juga sekaligus jadi ajang pengumpul poin kualifikasi menuju Olimpiade 2020 Tokyo.
