NasDem Kumpul Bareng Golkar, PPP dan PKB. PDIP Ga Diajak?

NasDem Kumpul Bareng Golkar, PPP dan PKB. PDIP Ga Diajak?

foto ketua umum nasdem surya paloh ketua umum golkar airlangga hartanto ketua umum pkb muhaimin iskandar dan plt ketua umum ppp suharso monoarfa di kantor dpp nasdem jakarta pusat foto fathan sinaga jpnn

Foto: Fajar

 

Sumber.com - Beberapa partai di Koalisi Indonesia Kerja (KIK) melakukan pertemuan terbatas pada Senin (22/7). Pertemuan tersebut dilakukan di DPP partai Nasional Demokrat (Nasdem). Adapun partai yang diundang adalah Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). 

 

Adapun keempat partai tersebut dikabarkan saat ini tengah membidik posisi kursi Ketua Umum Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). 

 

Pertemuan tersebut tidak menyertakan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang juga telah mengajukan beberapa nama untuk mengisi posisi Ketum MPR. 

 

Ketum NasDem Surya Paloh mengatakan bahwa alasan pihaknya tidak mengundang PDIP adalah partai tersebut saat ini sedang sibuk menyiapkan kongres. Selain itu Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri punya jadwal yang juga sibuk.

 

"Kepada sahabat kami PDI Perjuangan, Kami tahu saudara tua kami, partai pemenang pemilu ini sedang sibuk menyiapkan Kongres. Kami sadar Ibu Mega pasti sibuk sekali saat ini," kata Surya Paloh di Jakarta Senin (22/7).

 

Dia mengatakan bahwa nanti akan ada waktu untuk mengajak PDIP ikut serta, dia pun berharap nantinya Megawati punya perspektif dan pemikiran yang sama.

 

"Nanti kita cari waktu lagi duduk dengan mbak Mega. Harapan kami punya perspektif dan pikiran yang sama," sambung dia. 

 

Sementara, Plt Ketum PPP Suharso Monoarfa mengkonfirmasi bahwa dalam pertemuan tersebut ada sedikit pembahasan mengenai posisi Ketum MPR. Namun pada dasarnya, pihak Suharso sendiri mengatakan bahwa kedatangannya adalah untuk mengucapkan selamat kepada Syrya Paloh yang berulang tahun. 

 

"Ada sedikit-sedikit (soal kursi MPR). Saya ucapkan happy birthday (red-selamat ulang tahun) ke Pak Surya Paloh," kata Suharso di lokasi, Senin (22/7/2019).

Ia menegaskan, meski membahas sedikit, sampai sekarang belum dibahas paket pimpinan MPR.


Diketahui, selain Golkar, PPP dan PKB, belakangan PDIP juga mengincar posisi Ketum MPR. Ketua DPP PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno mengatakan ada empat kader partai tersebut yang layak menduduki kursi Ketua MPR RI. Mereka yaitu Ahmad Basarah, Yasonna Laoly, Trimedya Pandjaitan, dan Andreas Hugo Pariera.


"Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah adalah Doktor Pancasila, Pak Yasonna Laoly dulu pimpinan fraksi, Trimedya Pandjaitan dan Andreas Hugo Pariera adalah tokoh-tokoh berkecimpung memahami konstitusi dan sistem ketatanegaraan sekarang," kata Hendrawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (22/7).