Tjahjo Klarifikasi Soal Sindiran Kunker Anies: Sudah Berizin

Tjahjo Klarifikasi Soal Sindiran Kunker Anies: Sudah Berizin

tjahjokumolo

Foto: Liputan6

 

Sumber.com - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengklarifikasi pernyataannya yang mempersoalkan kunjungan kerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke luar Negeri. Kali ini Tjahjo mengatakan bahwa kunker Anies tidak dipermasalahkan karena sudah memiliki izin. Kata dia, dalam bulan ini Anies hanya sekali melakukan kunker. 

 

"Dan bulan ini Pak Anies Baswedan baru satu kali keluar negeri," tegas Tjahjo dalam keterangan tertulis, Senin (22/7/2019).

 

Tjahjo menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak mempermasalahkan soal kunker Anies. Tjahjo menyebut bahwa penyataan Tjahjo sebelumnya hanya dipelintir dan saat ini dirinya sedang meluruskan.

 

"Saya tidak singgung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, malah saya sebut kunjungan kerjanya sudah ada izin. Hal ini saya tegaskan untuk tidak dipelintir pernyataan saya dan ini saya luruskan," sambung dia. 

 

Sebelumnya, Tjahjo menyinggung Anies karena kunjungan Anies dilakukan di saat kursi wakil gubernur kosong.



"Ya sebagai contoh Pak Anies. Dia enggak ada wakil, tapi satu tahun berapa kali dia? Hampir sebulan dua, tiga kali. Ada lho gubernur hampir tiap minggu izin ke luar negeri, ada," kata Tjahjo di kawasan Jakarta Convention Center, Jakarta, Senin (22/7).

Menurut Tjahjo, Kemendagri sulit untuk melarang kepala daerah agar tak melakukan kunjungan kerja ke luar negeri terlalu sering.




"Kalau kita nggak diizinkan ya salah. Namanya cari ilmu, namanya undangan. Tapi kalau diizinkan ya kok tiap minggu," katanya.

 

Menyikapi pernyataan tersebut, Anies sendiri meminta Tjahjo membeberkan data sejumlah kepala daerah yang sering melakukan kunjungan ke luar negeri. Anies menyebut bahwa pada kunjungan dirinya ke luar negeri adalah untuk urusan pekerjaan. 

 

"Kalau menurut saya, buka saja daftarnya sehingga tidak disembunyikan. Saya bulan ini, misalnya tahun ini, kemarin ke Jepang karena U-20 itu rangkaian G-20. Jadi setiap sebelum G-20, U-20," kata Anies di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (22/7/2019).