Ada Insiden Pukulan KO Layaknya Pertandingan Tinju di Laga Old Firm Derby

Ryan Kent pukul kapten Celtic via planetfootball.com
Sumber.com - Skotlandia baru saja menyuguhkan sebuah sajian pertandingan penuh gengsi antara tuan rumah Celtic menghadapi Rangers yang bertajuk 'Old Firm Derby'. Old Firm Derby merupakan salah satu pertandingan Derby yang paling menarik di kompetisi sepakbola Eropa. Sayangnya, laga derby ini dinaungi atmosfer panas yang sama sekali tak ada hubungannya dengan sepakbola.
Ketatnya serta panasnya setiap pertandingan bertajuk laga 'Old Firm Derby' ini didasari oleh konflik atau kebencian dari dua keyakinan yang saling berbeda dari dua klub yang berasal dari ibu kota Skotlandia. Jika Glasgow Celtic mayoritas penduduknya banyak yang menganut kepercayaan Khatolik dan sosialisme, maka berbeda dengan Rangers yang mayoritas penduduknya justru menganut kepercayaan Protestan dan lebih konservatisme.
I added a video to a @YouTube playlist https://t.co/wATGrJyWUC The Old Firm Derby: Religion, Hate & Football | Celtic FC vs Rangers FC
— Rama Romindo (@ramrom_7) December 31, 2018
Konflik antar penduduk yang berlatar belakang para imigran ini rupanya turut menjalar ke lapangan hijau. Tak ayal jika pertandingan sepakbola juga turut dijadikan kompetisi bagi para suporter mereka untuk menunjukkan siapa yang sesungguhnya memiliki nama besar. Masyarakat kota Rangers atau Celtic?
? Steven Gerrard has confirmed that @Morelos2106 will be fined after his fifth red card of the season...
— SPORF (@Sporf) March 31, 2019
? With some of the money being given back to travelling @RangersFC fans at Celtic Park.
? A touch of class. pic.twitter.com/1iL8lDkd2j
Pertandingan yang mempertemukan kedua kesebelasan dalam pertandingan bertajuk laga 'Old Firm Derby' ini kembali dihelat pada Minggu (31/3) di Celtic Park dalam lanjutan kompetisi sepakbola Skotlandia. Dalam laga ini, tuan rumah Celtic mampu memenangkan pertandingan dengan skor tipis 2-1.
Jalannya pertandingan yang mempertemukan kedua kesebelasan ini benar-benar berlangsung dengan atmosfer yang begitu membara dan berlangsung dengan sangat ketat. Celtic mampu membuka keunggulan terlebih dahulu melalui gol Edsonne Edouard pada menit ke-27 sebelum pada akhirnya mampu diimbangi lewat gol yang dicetak oleh Ryan Kent di menit '63. Celtic mampu memastikan kemenangan lewat gol yang dicetak oleh James Forrest, ketiga babak normal hanya tinggal menyisakkan waktu empat menit lagi.
If I ever see Ryan Kent about, I’m gonna get him a pint ??. pic.twitter.com/kr2nalrj8w
— ??????? ?????? (@ChazyLaws) March 31, 2019
Can’t see Ryan Kent getting cited for something he didn’t do according to this clown. ?♂️ pic.twitter.com/S9QRdUyCAc
— BRAD (@Brad190512) March 31, 2019
Satu menit berselang, terdapat sebuah momen yang cukup membuat pertandingan sempat ditunda. Ryan Kent sang pencetak gol bagi Rangers tertangkap kamera tengah melakukan pukulan KO terhadap kapten Celtic, Scott Brown. Kent merasa sangat geram ketika bola yang ingin diambil oleh dirinya harus dihalang-halangi oleh Brown. Maklum saja, pada saat itu, Rangers tengah bergulat dengan waktu untuk mengejar ketertinggalan.
Untungnya, Kent tak mendapat ganjaran kartu merah dari sang pengadil lapangan. Meski begitu dua penggawa Rangers harus mendapatkan kartu merah di detik-detik akhir tambahan waktu di babak kedua. Alfredo Morelos dan Andy Halliday harus diusir keluar dari lapangan karena terlibat keributan yang terjadi di akhir laga.
Scott Brown giving Andy Halliday a well done stomach slap. What a wind up he is. They just can’t take it. pic.twitter.com/n3slNpNO9V
— CelticLisboa (@CelticLisboaa) March 31, 2019
