Zidane Jelaskan Mengapa Anaknya Yang Jadi Kiper lawan Huesca Bukan Courtouis atau Keylor Navas

Zidane Jelaskan Mengapa Anaknya Yang Jadi Kiper lawan Huesca Bukan Courtouis atau Keylor Navas

Luca Zidane

Luca Zidane via reuters

 

Sumber.com - Kemenangan Madrid atas Huesca tadi malam yang berakhir dengan skor 3-2 layak untuk dicermati. Bukan karena hasilnya yang kembali memberikan kemenangan 100% bagi Madrid sejak ditangani Zinedine Zidane, namun ada hal yang tak biasa hadir di bawah mistar gawang Madrid dimana sang anak, Luca Zidane diplot jadi kiper utama melawan Huesca.

 

Luca Zidane yang bahkan belum pernah bermain sama sekali musim ini dan sempat disingkirkan ke tim Madrid Castilla yang berlaga di kasta ketiga akhirnya merasakan debut bermain musim ini di La Liga dan debut pula bermain di hadapan pendukung Madrid di kandangnya Santiago Bernabeu. Sebelum ini, Luca Zidane juga pernah dimainkan di partai terakhir Madrid musim lalu saat melawan Villareal namun Madrid mengalami kekalahan dan Luca kebobolan 2 gol saat melawan Villareal.

 

Musim ini saat di Madrid Castilla Luca Zidane pun terpantau tidak istimewa karena dari 23 laga yang dijalaninya, Luca kebobolan 30 gol dan hanya 7 pertandingan saja dia melakukan clean sheet alias tidak kebobolan sebelum dipanggil kembali sang ayah ke tim utama Februari 2019 lalu.

 

 

Mimpi buruk Luca hampir saja terulang ketika pada menit ketiga, gawangnya sudah kebobolan melalui sepakan Cucho Hernandez. Meski Madrid sempat unggul 2-1 lewat Isco dan Dani Ceballos, Huesca kembali berhasil seimbangkan keadaan melalui sundulan Xabier Etxeita di menit 74. Beruntung pengalaman Karim Benzema membuat Madrid bisa unggul di menit akhir. Dan di akhir laga, Zidane pun buka suara mengapa dia menurunkan anaknya di pertandingan tersebut.

 

Dilansir Marca, Zidane merasa bahwa meskipun Luca berstatus kiper ketiga, sesungguhnya dia pantas berada di bawah mistar tim utama saat melawan Huesca dan Zidane merasa puas dengan performa sang anak.

 

"Saya senang untuknya (Luca Zidane) karena ini adalah debut baginya di Bernabeu tetapi Luca sangat kuat sebagai kiper ketiga tim ini. Thibaut sedang tidak fit dan saya ingin mengistirahatkan Keylor Navas setelah membela tim nasionalnya. Luca sudah ada di Madrid sejak kecil sekitar 16 tahun dia membela tim ini di semua kategori dan dia punya kualitas dan personalitas. Ini adalah gim yang bagus untuk di tonton. Kami bisa bermain lebih baik tapi saya senang dengan kemenangan dan usaha seluruh pemain" cetus Zidane pada Marca

 

Zidane sendiri memang sangat percaya pada Luca yang sejak musim lalu sudah masuk tim utama. Dan karena itulah Zidane menyatakan tidak membutuhkan seorang kiper baru karena dirinya sudah cukup sreg dengan Keylor Navas dan Luca Zidane sebagai pasangan kiper di timnya. Namun Florentino Perez tetap bersikukuh mendatangkan kiper dan akhirnya alih-alih De Gea, Courtouislah yang datang di Madrid.

 

Karena itulah, Zidane mulai berani untuk bereksperimen dan hasilnya memang Zidane adalah seorang pelatih jenius yang pantas berada di Madrid untuk waktu lama karena deretan gelar prestasi yang sudah diberikan. Pertanda buruk untuk Thibaut Courtouis!