Pakai Logika, Kubu Jokowi 'Skak Mat' Amien Rais Soal Jin di Hotel Borobudur

Pakai Logika, Kubu Jokowi 'Skak Mat' Amien Rais Soal Jin di Hotel Borobudur

 amien rais antara foto dhemas reviyanto edit

Amien Rais via antara/dhemas reviyanto.

 

Sumber.com - Politisi senior Amien Rais lagi-lagi membuat pernyataan kontroversi soal 'Jin' di Hotel Borobudur. Dirinya melarang KPU untuk menggelar hasil perhitungan suara di Hotel tersebut karena dianggap tidak aman.

 

"Sekali-kali jangan di Hotel Borobudur. Saya tahu di sana ada banyak sekali hacker dan lain-lain. Jadi kita yang sadar, jangan pernah di Borobudur itu. Mereka banyak jin, banyak genderuwo di sana" ujar Amien Rais di Jakarta, Selasa, 26 Maret 2019.

 

Sindiran Amien membuat kubu capres dan cawapres nomor urut 01 pun naik pitam, tak ayal Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin melontarkan serangan balik terhadap tudingan tak mendasar tersebut.

 

"Kalau pakai logika 'jin'nya Amien Rais, berarti hasil kerja 'jin' itu adalah hasil Pilpres 2004 dan 2009 dong? Kalau saya tak salah, Amien Rais dan PAN menjadi bagian dari penguasa era 2004-2014. Berarti yang memelihara 'jin' siapa?" ujar Anggota Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin, Habib Sholeh Almuhdar di Jakarta, Kamis (28/3/2019). seperti dikutip dari antara.

 

Menurut Sholeh, perhitungan suara di Hotel Borobudur hanya dilakukan pada tahun 2004 dan 2009 yaitu pada era kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), sedangkan pada era Jokowi di tahun 2014 digelar di Kantor KPU, Jakarta.

 

"Kami mempertanyakan kapasitas dan pengetahuan Amien Rais ketika menyebut rekapitulasi suara KPU tak boleh di Hotel Borobudur akibat di sana banyak 'jin'," cetus Sholeh.