Bertahun-tahun Dikira Migrain oleh Dokter, Gadis Cantik Ini Ternyata Menderita Tumor Otak

Bertahun-tahun Dikira Migrain oleh Dokter, Gadis Cantik Ini Ternyata Menderita Tumor Otak

 gadis tumor edit 1 edit lagi

 dailymail.co.uk

 

Sumber.com - Beckie Hiley, mahasiswi jurusan sastra Inggris sebelumnya mengaku menderita sakit kepala berkepanjangan. Namun, selama setahun lebih dokter yang memeriksanya mengatakan jika dirinya hanya terkena migrain dan diberikan obat sakit kepala biasa.

 

Akan tetapi seiring berjalannya waktu, gadis cantik berusia 19 tahun itu mengaku sakit kepalanya semakin parah, bahkan sampai mengalami muntah-muntah, gangguan penglihatan hingga kelelahan ekstrem.

 

Ia pun terpaksa tak bisa menjalankan aktifitasnya termasuk kegiatan kuliah, Hiley pun bergegas memeriksakannya ke dokter hingga akhirnya optisien melihat ada sesuatu yang salah dan langsung merujuknya ke spesialis. Wanita asal Chelmsford, Essex, Inggris itu pun didiagnosa menderita tumor otak pilocytic gemistocytic.

 

"Ini telah menjadi perjalanan yang sangat sulit setelah satu tahun lebih dokter hanya mendiagnosa migrain. Ini gila ketika Anda mencoba untuk memberitahu dokter Anda mengalami sakit kepala terburuk dalam hidup Anda dan mereka hanya memberikan obat sakit kepala," ungkap Haley.

 

Sakit kepala yang dideritanya berawal pada November 2017 yang membuat dirinya begitu menderita karena sakit kepala yang luar biasa.

 

"Aku tidak bisa menyimpan makanan apapun dan Aku nyaris tidak bisa berjalan dari tempat tidur saya ke sofa," ujarnya.

 

Melansir dari dailymail.co.uk, Hiley pun harus menjalani operasi pertamanya pada 24 Oktober, yaitu pengangkatan bedah bagian tulang dari tengkorak untuk mengekspose otak sehingga tumor dapat dihilangkan. Meski sempat pulih namun pada awal tahun dokter kembali mendiagnosa jika tumornya kambuh kembali dengan diagnosis pilocytic Anaplastik sehingga harus menjalani operasi keduanya pada 7 Februari.

 

"Dokter mulai dengan memotong ke dalam kulit saya, kemudian memotong melalui lapisan otot sampai tengkorak sepenuhnya terlihat," pungkasnya.

 

Bersyukur operasinya berjalan sukses, Hiley kini sedang menjalani radioterapi dan kemoterapi. Ia juga mengimbau kepada para dokter agar tidak menyepelekan gejala-gejala yang dialami oleh pasien, agar apa yang dialaminya tidak terjadi kepada pasien lain.