Karena Cium Bibir Reporter Wanita, Lisensi Bertanding Petinju Asal Bulgaria Dicabut

Karena Cium Bibir Reporter Wanita, Lisensi Bertanding Petinju Asal Bulgaria Dicabut

5ca2476bfc7e93e9608b4637

kubra Pulev dan Jenny Sushe via rt.com

 

Sumber.com - Sebuah momen tidak biasa terjadi dalam sesi wawancara petinju kelas berat asal Bulgaria dengan seorang reporter wanita usai menjalani pertandingan. Petinju Bulgaria bernama Kubrat Pulvel telah mencium bibir si reporter wanita tanpa mendapatkan izin terlebih dahulu. Ia mencium bibir si reporter usai wawancara akan segera berakhir.

 

Momen tersebut terjadi usai Kubrat Pulev menjalani pertarungan menghadapi petinju asal Rumania, Bogdan Dinu di Las Vegas di akhir pekan kemarin. Kubrat berhasil menyita perhatian publik termasuk awak media karena ia berhasil memenangkan pertarungan tersebut. Maklum saja, Pulev berhasil keluar sebagai pemenang setelah menghajar KO sang lawan yang berasal dari Rumania pada ronde ketujuh.

 

 

Jenny Sushe yang saat itu sedang bertugas untuk mewawancarai sang petinju mendapatkan perlakuan yang kurang menyenangkan. Alhasil, usai dirinya mendapatkan ciuman bibir tanpa diberikan izin terlebih dahulu, si reporter wanita itu pun langsung melaporkan Pulev karena tindakan yang tidak terpujinya ke Federasi Tinju California, California State Athletic Commision (CSAC). 

 

 

Alhasil atas tindakan yang baru saja dilakukan oleh Pulev, sang petinju pun mendapatkan hukuman berupa lisensi bertanding khususnya di wilayah California yang dicabut oleh CSAC. Direktur Komunikasi CSAC, Veronica Harms, memberikan komentarnya terkait insiden yang baru saja terjadi. Menurutnya, apa yang telah dilakukan oleh Pulev merupakan tindakan yang sama sekali tidak menghormati kaum wanita serta profesi sebagai seorang reporter.

 

"Kami menganggap insiden tersebut dengan sangat serius. Sebelum kembali diizinkan untuk bertarung di California lagi, petinju Kubrat Pulev harus muncul di depan komisi (CSAC) dan menunjukkan bahwa dirinya akan mematuhi prinsip saling menghormati yang berlaku," tegas Veronica Harms seperti dikutip dari Mirror.

 

Usai mengetahui bahwa dirinya telah dijatuhi sanksi dan izin bertandingnya telah dicabut oleh CSAC. Pulev kembali memberikan komentar, ia mengatakan bahwa Jenny sebenarnya merupakan temannya dan ia mengaku tidak akan maksud apa-apa saat mencium bibir sang reporter. Pulev mengaku itu merupakan ekspresi kegembiraan usai dirinya berhasil memenangkan pertarungan.

 

"Reporter, Jenny, sebenarnya adalah teman saya. Dan setelah diwawancarai, saya sangat gembira, saya memberinya ciuman," bela Pulev kepada Independent.

 

Pulev juga lebih lanjut mengatakan bahwa Jenny Sushe bukanlah merupakan tipe wanita idamannya. Sebelumnya sempat beredar kabar yang menyatakan kalau Pulev telah terlibat cinta dengan si reporter. Namun anggapan tersebut langsung disangkal oleh sang petinju.

 

"Itu tidak benar, lagipula, wanita ini bukan tipeku. Saya tidak takut, saya juga punya video jika perlu. Saya tidak memiliki kesalahan dan telah melakukannya dalam karier saya sebanyak puluhan ribu kali," terang sang petinju kepada BILD.

 

"Semua orang mengenal kalau saya dengannya hanyalah soerang teman. Wanita itu mendatangi saya dan berkata 'Setelah bertarung, kami akan berpesta'," beber Kubrat Pulev.