Kisah Aaron Ramsey dan Perpisahannya Bersama Arsenal yang Disesali Unai Emery

Cedera Arron Ramsey via BBC
Sumber.com - Hampir 10 tahun lebih Aaron Ramsey mengabdi di Arsenal sejak dibeli dan mencuat di Cardiff City pada musim 2008/2009 dengan biaya 6,4 juta euro yang tergolong wah untuk pemuda 17 tahun ketika itu. Dimainkan sebagai starter dalam 28 pertandingan Cardiff di Championship dengan koleksi 3 gol dan 3 assist membuat Arsenal terpicut.
Arsene Wenger yang menyenangi pemain muda seakan mendapat angin kedua setelah penemuan Cesc Fabregas yang direkrutnya dari La Masia beberapa tahun sebelumnya. Gaya mainnya yang agresif seperti Paul Merson atau Ray Parlour membuat Wenger tidak berpikir panjang terhadap harga dan yakin Ramsey suatu hari bakal menjadi pemain besar.
Ramalan Wenger pun tidak salah, Ramsey menjelma menjadi pemain hebat bagi Arsenal dan juga timnas Wales. Total bagi Arsenal, Ramsey sudah bermain dalam 371 laga dan mencetak 65 gol dan 65 assist. Sebuah pencapaian yang luar biasa bagi seorang gelandang yang banyak dirundung cedera. Meski tidak pernah bisa menjadi juara Premier League bersama Arsenal namun Ramsey mengoleksi 3 gelar FA dan 2 gelar Community Shield sepanjang karirnya.
Sering mengalami cedera membuat karir Ramsey tidak bisa secemerlang Gareth Bale kompatriotnya yang meroket bersama Spurs dan Real Madrid. Karir Ramsey cenderung stagnan di Arsenal bersama Wenger. Bersama Unai Emery justru kegemilangan Ramsey dilapangan semakin terlihat. Ramsey bisa dipasang di tengah bersama Xhaka maupun agak maju ke depan bersama Ozil karena tipikal menyerangnya seperti yang diperlihatkan di timnas Wales.
Cedera pulalah yang mengakhiri pengabdiannya bersama Arsenal setelah bersama sepanjang 10 tahun lebih. Pada laga Europa League melawan Napoli, Ramsey harus meninggalkan lapangan lebih dahulu akibat cedera dan digantikan Henrik Mkhtariyan. Perpanjangan kontraknya yang tak menemui kata sepakat dengan manajemen Arsenal, membuatnya musim depan dirinya bakal bergabung dengan Juventus.
Cederanya Ramsey jelas memukul Unai Emery yang masih berharap tenaga Ramsey bisa digunakan di Europa League dan perebutan zona Liga Champions musim ini di Premier League. Musim ini Ramsey tidak tergantikan sebagai pemain kunci bagi Unai Emery. Dia bermain dalam 40 laga dengan koleksi 6 gol dan 8 assist. Perannya bahkan sangat menonjol bila dibandingkan dengan Ozil yang meredup di lini tengah.
Bagi Emery, Ramsey adalah satu gelandang box to box terbaik di Premier League saat ini dan sulit dicari penggantinya. Karena itulah cedera Ramsey bisa menjadi kado perpisahan yang buruk dan bisa berakibat fatal terhadap pencapaian Arsenal di akhir musim seperti yang ditakutkan Emery. Ramsey mengalami cedera otot dan memerlukan 5-6 minggu untuk bisa bermain kembali.
"Sulit bagi saya melihatnya berkostum Arsenal kembali setelah Ramsey mengalami cedera" tersebut ungkap Unai Emery.
? Unai Emery on Aaron Ramsey:
— Goal (@goal) April 18, 2019
"It is a muscular injury. Normally it will be some weeks out for him." pic.twitter.com/agfT1ZPcXK
Selain ingin mencari suasana baru, kepindahannya ke Juventus jelas untuk mendapatkan tantangan dan gelar yang lebih terbuka dibanding dirinya bertahan di Arsenal yang dianggapnya sebagai rumah kedua. Negosiasi gaji yang kabarnya meminta cukup tinggi dan durasi kontrak yang panjang membuat manajemen Arsenal menolak.
Arsenal memang harus rugi Ramsey dilepas secara gratis namun Ramsey membuktikan meski sudah pasti pindah di musim depan dirinya selalu bermain total dan ngotot yang membuatnya disukai dan dirindukan oleh fans Arsenal dan juga Emery nantinya. Terimakasih Ramsey!
