Pemain Chelsea U19 Berhasil Cetak Gol dengan Mengambil Tendangan Penalti Tersantai di UEFA Youth League

Marc Guehi penalti via givemesport.com
Sumber.com - Pertandingan babak perempat final UEFA Youth League yang mempertemukan tuan rumah Chelsea U19 menghadapi Dinamo Zagreb U19 harus diakhiri lewat skema babak adu penalti. Kedua tim sama-sama bermain imbang sama kuat di sepanjang 120 menit pertandingan berlangsung. Skor 2-2 menjadi hasil penutup di babak normal plus perpanjangan waktu.
Setelah gol yang ditunggu-tunggu oleh kedua kesebelasan tak kunjung tiba, dan jarum jam pun telah menunjukkan kalau waktu pertandingan harus segera diakhiri. Laga sengit yang mempertaruhkan dua tim dari negara yang berbeda tersebut mau tidak mau harus diselesaikan lewat babak yang selalu disebut oleh kalangan pecinta sepakbola sebagai adu keberuntungan.
Wajar saja jika anggapan tersebut telah beredar luas, pasalnya banyak klub-klub sepakbola yang berhasil menjadi juara lewat babak adu penalti. Mereka seringkali disebut beruntung karena sebelum pertandingan berlangsung, klub tersebut tidak sama sekali diunggulkan untuk keluar jadi pemenang. Namun berkat adanya babak ini, klub yang sebelumnya tidak pernah diunggulkan keluar sebagai pemenang, justru bisa secara tiba-tiba menepis prediksi di atas kertas tersebut.
Amazing scenes! This is what it's all about! ?
— Chelsea FC (@ChelseaFC) April 3, 2019
Well deserved, lads! #CFCU19 pic.twitter.com/e9zNZkASdv
Di babak adu penalti ini, sang eksekutor tendangan penalti menjadi sosok yang paling dibebani. Secara mental para pemain tentu saja diwajibkan untuk bisa bersikap dingin untuk melakukan eksekusi tendangan penalti agar bisa mencetak gol dengan sempurna. Namun tidak jarang, banyak pesepakbola justru harus kalah mental dan seringkali membuat dirinya gagal melakukan tugasnya dengan sempurna, entah karena tendangannya membentur tiang gawang, melambung tinggi, melebar dari sisi gawang, atau sering juga beberapa di antara mereka yang terpeleset.
Jika beberapa waktu lalu, tim redaksi Sumber.com telah merilis berita yang melaporkan salah satu pemain Swansea telah melakukan tendangan penalti terburuk mungkin di sepanjang sejarah divisi Championship. Maka kali ini, kami akan menyajikan sebuah eksekusi tendangan penalti yang sangat berkelas dari pemain muda Chelsea di ajang UEFA Youth League 2018/19.
Dia adalah Marc Guehi, pemain yang berposisi sebagai pemain bertahan Chelsea U19 ini baru saja melakukan eksekusi tendangan penalti paling santai dan terdingin di sepanjang perhelatan UEFA Youth League di musim ini. Guehi berhasil menjalankan tugasnya sebagai eksekutor penalti ketiga Chelsea dengan sempurna. Ia bahkan tidak perlu melakukan banyak langkah untuk menipu daya kiper lawan. Ya, Guehi hanya melakukan satu pergerakan untuk menendang bola dan mengubah skor penalti menjadi 3-1 bagi keunggulan Chelsea U19.
No-run-up pen.
— Eugene (@EugeneOEA) April 3, 2019
Marc Guehi, Chelsea and England U19 defender. Ivorian-born.
Cold! pic.twitter.com/eayktOH903
Marc Guehi’s penalty. Unbelievably cheeky ??? pic.twitter.com/8U967anZRp
— Will (@willreyner) April 3, 2019
Di babak adu penalti itu sendiri, tim junior Chelsea berhasil memenangkan pertandingan dengan skor akhir 4-2. Dengan kemenangan ini, mereka berhasil melaju ke babak semifinal dan menantang Barcelona U19. Di babak semifinal lainnya, Hoffenheim akan berjumpa dengan FC Porto U19. Pertandingan semifinal ini akan berlangsung pada Jum'at (26/4) mendatang.
#UYL quarter-final ties set: who will make it to Nyon?? https://t.co/HBRKiUdk22
— UEFA Youth League (@UEFAYouthLeague) March 14, 2019
Tuesday 2 April⚽⚽@FCPorto v @fcmidtjylland @FCBmasia v @OL
Wednesday 3 April⚽⚽@ChelseaFC v @gnkdinamo @tsghoffenheim v @lafabricacrm pic.twitter.com/eP6P35qNog
