Performa Menurun Kevin/Marcus Dikarenakan Strategi Mulai Terbaca Oleh Lawan

Performa Menurun Kevin/Marcus Dikarenakan Strategi Mulai Terbaca Oleh Lawan

3639799320

Marcus Gideon dan Kevin Sanjaya via kompas.com

 

Sumber.com - Fenomena yang berhasil ditorehkan oleh ganda putra Indonesia terbaik dunia saat ini, Kevin Sanjaya / Marcus Gideon perlahan-lahan mulai memudar. Penurunan performa serta prestasi mulai ditunjukkan oleh keduanya sejak memasukki awal tahun 2019. Pasangan berjuluk Minions ini mulai gagal menjuarai dan puasa gelar di dua turnamen internasional yang telah mereka lalui.

 

 

Grafik permainan Kevin/Marcus sebenarnya sudah mulai terlihat ketika ia haruas tersisih dan gugur di babak pertama ketika tampil di All England 2019. Pebulutangkis Indonesia yang diharapkan akan jadi tumpuan bagi PBSI serta Indonesia untuk bisa mendulang gelar juara, justru tampil di bawah performa dan membuatnya harus tersingkir di babak awal. 

 

Setelah itu, Kevin/Marcus juga gagal meraih gelar juara di ajang Malaysia Open 2019 setelah keduanya harus terhenti di babak perempat final usai ditaklukkan pasangan ganda putra Indonesia lainnya yakni Fajar Alfian/Muhammad Rian usai menjalani tiga gim dengan skor 23-21, 19-21, 21-18.

 

Melihat kegagalan demi kegagalan yang saat ini sedang dialami oleh Kevin/Marcus membuat Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti angkat bicara. Mantan pebulutangkis tunggal putri terbaik Indonesia ini ingin agar Kevin/Marcus kembali ke bentuk permainannya agar perolehan poin yang sudah mereka raih tidak dikejar oleh pesaingnya di klasemen BWF. Oleh karena itu ia meminta agar Kevin/Marcus memperkaya pola permainan mereka.

 

Susy menilai bahwa strategi serta pola permainan yang selama ini telah ditampilkan oleh Minions telah bisa dibaca oleh para lawan-lawan yang mereka hadapi. Susy juga meminta agar pasangan ganda putra Indonesia itu untuk meningkatkan level permainan mereka baik dari sisi strategi serta gaya bermain. 

 

"Tahun ini Kevin/Marcus pastinya harus lebih siap lagi. Karena kekuatan sudah merata dan sebentar lagi Olimpiade. Ya pasti atlet itu memiliki peak performance. Mungkin tahun lalu mereka lebih siap, kondisi lebih fit. Nah sekarang dengan Kevin/Marcus juara terus, lawan-lawan pasti mempelajari," ujar Susy seperti dihimpun dari Suara.com.

 

"Sebelumnya, kemunculan Minions itu cukup mengagetkan dengan pola permainan yang berbeda. Dengan berjalannya waktu lawan-lawan mulai belajar," lanjutnya.

 

"Jadi kita harus introspeksi dan evaluasi juga. The Minions harus bisa mengubah strategi. Lawan si A bisa dengan satu pola, tapi lawan si B harus dengan lainnya," tandas Susy. 

 

Usai berlaga di Malaysia Open 2019, Minions akan kembali tampil di ajang Singapore Open 2019. Turnamen BWF World Tour Super 500 ini akan dihelat mulai 9 sampai 14 April 2019 di Singapore Indoor Stadium.

 

Dari hasil undian, Minion memiliki peluang besar untuk kembali berjumpa dengan Fajar/Rian andaikan keduanya berhasil menembus babak perempat final. Hal itu dikarenakan, kedua pasangan ganda putra Indonesia tersebut menempati pot yang sama sehingga membuat mereka bisa berjumpa satu sama lain di perempat final.

 

Di babak pertama, Kevin/Marcus juga sudah harus berhadapan dengan pebulutangkis ganda putra asal Indonesia lainnya yakni Berry Angriawan/Hardianto di babak pertama.