Resmi Jabat Posisi Direktur Teknik Timnas Futsal Indonesia, Ini Target Justinus Lhaksana

Resmi Jabat Posisi Direktur Teknik Timnas Futsal Indonesia, Ini Target Justinus Lhaksana

1631247879

Justinus Lhaksana (kiri) bersama Sekjen Federasi Futsal Indonesia (FFI), Edy Prasetyo via kompas.com

 

Sumber.com - Salah satu pandit kondang yang sering tampil di sejumlah program acara sepakbola di televisi yaitu Justinus Lhaksana akhirnya telah resmi kembali menjabat sebagai Direktur Teknik Timnas Futsal Indonesia. Pria yang kerap disapa dengan panggilan coach Justin ini telah dikontrak hingga Piala Dunia 2020, namun ia akan fokus hanya untuk pemain senior Timnas Futsal Indonesia saja, tidak untuk semua level usia.

 

Coach Justin bukanlah orang asing bagi dunia Futsal tanah air. Ia pernah diplot sebagai pelatih Timnas Futsal Indonesia bahkan ia juga pernah menjabat posisi sebagai Direktur Teknik di era Badan Futsal Nasional (BFN). Sejak beberapa pekan terakhir ini, coach Justin memang tengah didekati oleh Federasi Futsal Indonesia (FFI) guna membantu pelatih Kensuke Takahashi yang bertindak sebagai pelatih Timnas Futsal Indonesia. 

 

 

Usai menjabat posisi sebagai Direktur Teknik Timnas Futsal Indonesia, coach Justin juga mengatakan bahwa dirinya tidak hanya akan memberikan masukkan mengenai hal-hal teknis namun juga ada beberapa aspek dari sisi non teknis. Namun, ia juga menegaskan bahwa seluruh keputusan berada sepenuhnya di tangan Kensuke dan ia mengaku tidak akan memaksakan kehendak dari sang pelatih.

 

"Teknis itu saya sarankan kepada coach, dan selebihnya terserah dia. Kalau ada yang gak enak gue kasih masukan, terserah dia mau diterima apa enggak," ujar coach Justin kepada Bolalob.com.

 

Usai dikontrak oleh Federasi Futsal Indonesia (FFI), Justinus Lhaksana mengaku telah memiliki target yakni agar bisa meloloskan Futsal Indonesia berlaga di Piala Dunia 2020. Timnas Futsal Indonesia memang tengah melakukan persiapan agar bisa lolos dan ikut berpartisipas di Piala Dunia 2020. 

 

Meski begitu perjalanan untuk menuju ke sana masih amat panjang, karena Timnas Futsal Indonesia diwajibkan untuk masuk 4 besar di AFF Futsal Championship 2019 agar dapat lolos ke AFC Futsal Championship 2020. 

 

 

Di ajang AFC Futsal Championship 2002, Timnas Futsal Indonesia ini juga diwajibkan untuk masuk 4 besar sebagai syarat untuk bisa lolos ke putaran final Piala Dunia 2020 yang akan digelar di Lithuania. Andaikan gagal lolos ke 4 besar di level AFF serta AFC, maka Timnas Futsal Indonesia dipastikan gagal berpartisipasi di Piala Dunia. 

 

Menanggapi pertanyaan mengenai seberapa optimis dirinya untuk bisa membawa Timnas Futsal Indonesia ke Piala Dunia 2002, coach Justin tidak mau berbicara panjang lebar. Ia juga mengaku kalau Timnas Futsal Indonesia pada akhirnya gagal lolos ke Piala Dunia 2020, maka kontrak ia bersama FFI akan berakhir.

 

"Kontrak sampai Piala Dunia, Dirtek Timnas Futsal Senior mulai 25 Juni. Semoga lolos terus, kalau ga lolos yah selesai kontrak," cetusnya.