Soal Beda Pandangan Bonucci dan Chiellini Terhadap Kasus Moise Kean, Sterling Hanya Bisa Tertawa Lepas

Soal Beda Pandangan Bonucci dan Chiellini Terhadap Kasus Moise Kean, Sterling Hanya Bisa Tertawa Lepas

afp afp 1fb83j

Moise Kean dapat perlakuan rasisme dari suporter Cagliari via usatoday.com

 

Sumber.com - Penyerang muda milik Juventus, Moise Kean, baru saja membuat gempar jagat sepakbola Italia dan dunia internasional. Ketika Juventus bertandang ke markas Cagliari pada Rabu (3/4) dini hari WIB, Moise Kean mendapatkan hinaan bernada rasisme yang ditujukan oleh para pendukung Cagliari kepada pemain Juventus tersebut. Kean mendapatkan nyanyian rasis di sepanjang laga berlangsung, teriakan fans semakin terdengar nyaring saat Kean melakukan selebrasi gol di menit ke-85.

 

Usai berhasil menyarangkan gol ke gawang Calgiari yang sekaligus membuat 'Si Nyonya Tua' semakin membuat tuan rumah tidak bisa mengejar ketertinggalan skor. Kean langsung melakukan selebrasi gol dengan membentangkan kedua tangannya di bagian dada dan diarahkan kepada para pendukung Cagliari yang berada di belakang gawang. 

 

 

Penyerang yang saat ini baru berusia 19 tahun ini diklaim memiliki alasan dibalik selebrasi kontroversialnya yang diarahkan kepada kerumunan suporter yang hadir langsung di Sardegna Arena. Kean tentu saja merasa risih atas nyanyian-nyanyian bernada rasialisme yang digaungkan para suporter terhadap dirinya di sepanjang laga berlangsung. Ia juga seakan ingin menitipkan pesan bahwa nyanyian tersebut sangat tidak pantas dan justru malah membuatnya semakin kuat serta tegar.

 

 

Pasca pertandingan berakhir, salah satu pemain bertahan Juventus, Leonardo Bonucci, memberikan sebuah pernyataan yang cukup kontroversial dan seolah-olah sama sekali ikut menyalahkan rekan setimnya atas tindakan suporter Cagliari yang semakin mengeluarkan nyanyian rasisme, usai Kean mencetak gol ke gawang tim favorit mereka.

 

"Kean tahu bahwa ketika dia mencetak gol, dia harus fokus merayakan bersama rekan satu timnya. Dia tahu dia bisa melakukan hal lainnya," kata Bonucci seperti dilansir dari Independent.

 

Di lain sisi, kapten Juventus, Giorgio Chiellini, turut membela aksi serta selebrasi yang dilakukan oleh Moise Kean. Chiellini sama sekali tidak menyalahkan selebrasi gol yang dilakukan oleh juniornya tersebut. Ia bahkan memiliki sikap yang berbeda dalam menanggapi kasus rasisme yang baru saja menimpa salah satu penggawa Juventus. 

 

"Ada yang ingin saya katakan tentang Moise, ia merupakan aset bagi sepak bola Italia. Dia merupakan golden boy yang sedang melakukan segalanya dengan cara terbaik yang bisa dilakukannya, jadi dia seharusnya tidak menjadi sasaran karena hal yang bukannya dia," imbuh Bonucci kepada Sky Sports Italia.

 

"Saya sudah melihat ulang foto sebab di lapangan, Anda bahkan tidak bisa menyadari apa yang tengah terjadi dan tidak melakukan apapun. Setelah kejadian hari ini, kami harus berpikir bahwa Moise sama seperti Zaniolo, Chiesa dan Barella, sebagai sosok yang positif bagi sepak bola Italia, karena dia pantas untuk itu," lanjutnya.

 

"Satu-satunya kesalahan yang dia lakukan adalah diving yang pastinya tidak akan dilakukan olehnya lagi. Dia ada di sini untuk belajar, dia masih berusia 19 tahun, namun dia adalah pemain yang sangat bagus dan dia tidak pantas mendapatkan hinaan seperti ini," paparnya.

 

Insiden yang terjadi di pertandingan lanjutan kompetisi sepakbola Italia (Serie A) ini rupanya telah menyebar luas dan beritanya sudah banyak diketahui oleh publik, tak terkecuali bagi mereka para pelaku dunia sepakbola. Salah satu pesepakbola asal Inggris yang saat ini bermain untuk Manchester City, turut angkat bicara atas kasus rasisme yang terjadi di Serie A.

 

Sebagai pesepakbola yang juga sering mendapatkan perlakuan seperti itu, Sterling jelas sangat tidak menyukai bahwa hal tersebut kembali terjadi dan menimpa rekannya yang juga berprofesi sebagai pesepakbola profesional. Ia pun membuat sebuah tanggapan kepada komentar Bonucci dan mentertawakan pembelaan pemain Juventus tersebut terhadap aksi rasisme yang baru saja melanda sepakbola mereka.

 

"Semua yang bisa Anda lakukan adalah tertawa lepas kepada Bonucci," ucap Sterling seperti dikutip Goal.com.