Cara Praktis Mengecek Telur, Apakah Bagus Atau Sudah Busuk

Cara Praktis Mengecek Telur, Apakah Bagus Atau Sudah Busuk

berbagai manfaat kuning telur dan risiko yang menyertainya alodokter

Foto: Alodokter

 

Sumber.com - Telur adalah salah satu hal yang memberikan manfaat yang besar untuk manusia. Selain bisa diolah menjadi berbagai hidangan yang lezat, kandungan protein dalam sebutir telur ternyata bisa menunjang kesehatan. Namun tentu saja tidak semua telur aman untuk dikonsumsi. 

 

Hanya telur yang masih segar yang bisa dikonsumsi, bukan telur busuk. Nah, untuk membedakan antara telur yang aman untuk dikonsumsi dan tidak ternyata tidak bisa dilakukan begitu saja. Namun ada cara sederhana melakukannya yaitu dengan cara berikut, 

 

Merendam telur di dalam air


Cara pertama yang bisa kita lakukan untuk membedakan mana telur yang segar dan busuk adalah dengan merendam telur pada air dengan suhu yang dingin atau suhu ruangan. Jika telur berada dalam posisi tertidur saat masuk ke dalam air, maka telur ini masih berada dalam kondisi yang segar. Sebaliknya, jika telur berada dalam posisi miring, maka telur ini diduga telah disimpan selama 3 hingga 5 hari.

 

Sementara itu, jika telur berada dalam posisi berdiri di dalam air, maka bisa jadi telur ini sudah tersimpan selama lebih dari 10 hari. Jika telur mengambang pada air, maka hal ini menandakan telur sudah berada dalam kondisi busuk dan tidak layak untuk dikonsumsi.

Menyorot telur dengan lampu

Cukup soroti telur dengan senter atau lampu jenis lainnya dan perhatikan cahaya yang menembus cangkang telur. Jika cangkang terlihat terang dan jernih, telur masih berada dalam kondisi yang segar. Sebaliknya, jika cangkang berwarna buram dan keruh, maka telur berada dalam kondisi yang sudah tidak lagi segar.

Memecah telur

Kita tinggal memecah telur dan menempatkannya pada wadah. Biasanya, kuning telur dengan bentuk bulat sempurna dan memiliki lapisan albumin yang tebal menandakan bahwa telur ini masih segar. Sementara itu, jika kuning telur sedikit merosot dan lapisan albuminnya cenderung transparan, maka telur ini sudah disimpan cukup lama meskipun masih bisa untuk dikonsumsi.

 

Jika kuning telur cenderung sudah datar dan lapisan albuminnya cenderung encer, maka besar kemungkinan telur ini sudah busuk.