Frank Lampard Ejek Fans Leeds United Usai Sukses Membawa Derby County ke Play-off Final Championship

Derby County sukses melaju ke final play-off championship via metro.uk
Sumber.com - Pertandingan leg kedua semifinal play-off Championship yang mempertemukan Leeds United kontra Derby County berlangsung dengan sangat menegangkan pada Kamis (16/5) dini hari WIB. Tim tuan rumah yang sejak awal sudah diunggulkan akan memenangkan pertandingan dan melaju ke babak final, secara mengejutkan harus mengakui ketangguhan dari Derby County, usai di leg kedua mereka harus menerima kekalahan dengan skor 2-4.
Skuat asuhan Frank Lampard berhasil bangkit dan tampil luar biasa setelah sebelumnya mereka sempat tertinggal terlebih dahulu dari tim tuan rumah. Jack Marriott yang masuk sebagai pemain pengganti berhasil jadi aktor dibalik kebangkitan skuat Derby County di pertandingan itu. Penyerang berusia 24 tahun kelahiran Inggris ini mampu mencetak gol penyeimbang yang sekaligus membuat rekan-rekan setimnya termotivasi.
Pertandingan itu sendiri berakhir dengan kemenangan untuk Derby County dengan skor akhir 2-4 (agregat: 3-4). Dengan kemenangan yang berhasil diraih oleh Derby County, mereka akhirnya sukses melaju ke partai Play-off Final Championship dan akan berjumpa dengan Aston Villa. Tak hanya itu, tim yang dilatih Lampard ini juga jadi klub pertama yang mampu melaju ke final play-off Championship setelah di lege pertama mengalami kekalahan dari tim tuan rumah.
Setelah meraih kemenangan dalam pertandingan yang berlangsung dengan sangat mendebarkan itu, para pemain serta seluruh ofisial tim Derby County melakukan perayaan akan kelolosan mereka ke babak final dan membuka asa untuk bisa meraih tiket promosi ke Premier League. Dalam cuplikan video selebrasi di ruang ganti pemain Derby County, pelatih Lampard tampak menunjukkan gestur yang memberikan sindiran telak kepada fans Leeds United.
Lampard memperlihatkan gestur bahwa dirinya tengah menangis, namun diikuti oleh tawa lepas setelahnya. Gestur tersebut dilakukan oleh Lampard tak terlepas dari chants para suporter Leeds yang disepanjang laga terus menerus mengolok-olok sang pelatih dengan kata-kata 'Stop Crying Frank Lampard'. Namun, sang pelatih tetap tenang dan justru berhasil membuktikan kepada mereka bahwa siapa yang justru menangis di akhir laga.
? 'Stop crying Frank Lampaaaaard' ?
— Metro Sport (@Metro_Sport) May 15, 2019
Frank Lampard mocking Leeds fans with their own chant after Derby's win to reach the Championship play-off final pic.twitter.com/3V9MEwwMrZ
Adanya perseteruan dingin antara Lampard dengan suporter Leeds United ini terjadi tak terlepas dari insiden pelatih Leeds (Marcelo Bielsa) yang ketahuan telah mengirimkan seorang mata-mata untuk memantau sesi latihan Derby County jelang bertanding di laga lanjutan Championship pada awal tahun kemarin. Hal tersebut ternyata diketahui oleh Lampard yang membuatnya harus mengungkapkannya ke publik dalam sesi konferensi pers.
Saat eks pemain Chelsea ini ditanya terkait kemenangan atas Leeds United itu merupakan sesuatu yang manis dalam karier kepelatihannya, mengingat hubungan di antara kedua tim yang memanas dalam beberapa bulan terakhir ini. Apalagi dalam pertandingan menghadapi Leeds pada Januari lalu, Derby County harus mengalami kekalahan dari Leeds United dengan skor 2-0. Lampard pun memberikan jawabannya kepada media.
"Mungkin, ya mungkin. Saya tidak akan berbohong mengenai perasaan itu, mungkin itu karena saya mendengar banyak orang mengatakan bahwa kami menangisi skandal mata-mata. Saya tidak memikirkan soal itu sebenarnya," imbuh Lampard seperti dilansir Metro UK.
"Kami telah memainkan pertandingan ini, kami siap dan kami telah mendapatkan hasil akhirnya. Terimakasih untuk para pemain kami," pungkasnya.
Laga play-off Final Championship yang akan memperebutkan tiket untuk bisa promosi ke kompetisi kasta teratas sepakbola Inggris antara Derby County vs Aston Villa ini sendiri akan digelar pada Senin (27/5) di Wembley Stadium.
Pertemuan kedua tim ini terasa spesial mengingat Lampard akan berhadapan langsung dengan John Terry yang merupakan mantan rekan setimnya di Chelsea yang saat ini tengah menjabat sebagai asisten pelatih di Aston Villa.
