Pertama di Dunia! Jurusan Budidaya Ganja Dibuka di Kampus Ini, Tertarik Mendaftar?

Pertama di Dunia! Jurusan Budidaya Ganja Dibuka di Kampus Ini, Tertarik Mendaftar?

Untitled02

Ilustrasi via nytimes.com

 

Sumber.com – Dampak legalisasi ganja medis yang berlaku sejak akhir 2018 di Thailand, membuat sebuah universitas bernama Rangsit University membuka jurusan budidaya mariyuana medis. Mahasiswa jurusan ini akan belajar sejarah mariyuana, teknisk budidaya hingga manfaat medis ganja.

 

Tak hanya itu, kampus ini juga menyediakan kursus singkat membimbing calon pengusaha ganja untuk menumbuhkan industri di dalam negeri. Dikutip dari Coconuts, Kamis, 16 Mei 2019, program S1 anyar itu menyediakan kurikulum mencakup sejarah mariyuana, teknologi budidaya ganja di dalam maupun di luar ruangan. Rangsit bisa dikatakan sebagai universitas pertama di dunia yang menawarkan titel S1 bidang ganja.

 

Dijelaskan lebih lanjut, angkatan pertama program studi ini kemungkinan akan mulai belajar pada Agustus 2019 mendatang. Nantinya, mahasiswa yang telah menginjak semester lima akan memperoleh kesempatan mendalami spesialisasi keilmuan, terdiri dari empat konsentrasi, yaitu sejarah mariyuana, budidaya dasar, kultivasi dan perkembangan strain ganja, serta penggunaan medis mariyuana.
Pihak kampus berharap program ini dapat mempersiapkan mahasiswanya menjadi pengusaha di industri ganja atau bekerja pada bidang pertanian mariyuana di wilayah dunia yang melegalkannya.

 

"Dunia sebenarnya sudah sangat maju dalam hal penelitian ganja, terutama mariyuana medis. Sayangnya di Thailand, belum banyak calon petani yang punyai pengetahuan memadai mengenai kanabis. Kami akan menjadi pelopor program pendidikan mariyuana di Thailand," kata Banyat Saitthiti, Dekan Fakultas Pertanian Rangsit.

 

Tertarik mendaftar? Kamu harus mempunyai ijazah SMA atau ijazah kejuruan untuk bidang matematika, ilmu pengetahuan, atau kesenian, serta nilai yang setara IPK 2.0. Kelas spesialisasi mariyuana hanya akan tersedia pada tahun ketiga program ini, setelah mahasiswa S1 menyelesaikan dua tahun mata kuliah wajib.

 

Munculnya jurusan kuliah yang sangat progresif ini berkat keputusan pemerintah Thailand yang menjadi negara Asia Tenggara pertama yang melegalisasi penggunaan ganja medis.

 

Baca juga: Telur atau Ayam? Mana Yang Lebih Dulu Ada?

 

Baca juga: Anjing Mengerti Apa yang Manusia Katakan, Benarkah?