Mourinho Sebut Klopp Sementara Wenger Sebut Anfield Jadi Faktor Sukses Keajaiban Liverpool

Mourinho Sebut Klopp Sementara Wenger Sebut Anfield Jadi Faktor Sukses Keajaiban Liverpool

skysports jose mourinho arsene 4582630

Jose Mourinho dan Arsene Wenger via skysports

 

Sumber.com - Liverpool melanjutkan mimpi indahnya dengan masuk kembali ke final lewat kemenangan fenomenal atas Barcelona 4-0 di Anfield. Kemenangan itu setidaknya membuat 2 pelatih kawakan yang telah malang melintang di Premier League mengomentari sukses The Reds tersebut saat mereka menjadi komentator kini ditempat yang sama Bein Sport.

 

Mourinho yang menjadi pundit di Bein Sport, mengungkapkan faktor kesuksesan Liverpool di Premier League dan Liga Champions adalah berkat Jurgen Klopp. Semua ini adalah berkatnya. Dia merefleksikan dirinya dengan tidak menyerah dan tetap semangat. Saya kira hari ini Liverpool merefleksikan mentalitas Jurgen Klopp.

 

 

Dalam tayangan Bein Sport tadi malam, Mourinho menolak untuk disebut Special One oleh sang pembawa acara saat acara usai. Dengan berkata "Saya bukanlah lagi seorang yang spesial, apa yang dilakukan Liverpool saat ini justru adalah hal spesial". Dirinya juga menolak untuk menjawab ketika ditanya soal rumornya menanyai terkait klub yang akan dilatihnya musim depan dimana dia akan melatih klub Prancis dan Italia.

 

"Dikontrak saya tidak diperbolehkan untuk menjawab pertanyaan tersebut"

 

 

Sementara eks pelatih Arsenal, Arsene Wenger yang mendapatkan giliran pada leg pertama justru sudah mengungkapkan sebelum Liverpool menang bahwa di leg kedua, Barcelona akan kesulitan karena dirinya mengungkap Anfield adalah stadion yang paling dibenci di Eropa ketika menjalani leg kedua. 

 

"Itu adalah tempat dimana saya tidak ingin pergi karena Anfield mempunyai atmosfer luar biasa, Semuanya spesial disana"

 

 

Apa yang diraih Liverpool sebagai sebuah keajaiban memang terlihat benar adanya. Pengalaman keduanya di Inggris membuktikan memang Liverpool bersama Klopp berbeda dan Anfield bekerja baik menjadi saksi kegagalan Barcelona mencetak 1 gol pun karena atmosfer suporternya. Kini Liverpool dan Klopp bisa berharap setidaknya ada 1 trofi yang bisa dimenangi setelah 4 tahun Klopp melatih tanpa gelar juara.

 

Semoga berhasil Liverpool dan Klopp!