Luca Waldschmidt, Tidak Diperhitungkan Sebagai Striker Namun Mencuat Jadi Top Skorer Piala Eropa U21

Luca Waldschmidt via uefa.com
Sumber.com - Datang ke pemusatan latihan timnas Jerman U21 yang dipersiapkan menuju Piala Eropa U21, status Luca Waldschmidt hanyalah sebagai striker pilihan kedua setelah Timo Werner yang menolak tampil atau striker City Lukas Nmecha. Namun jelang turnamen Luca justru menjadi striker utama dan mengenakan kostum nomor 10 yang biasanya dipegang Kai Harvertz yang menolak tampil. Posisi utama di klub padahal hanyalah second striker namun di timnas dirinya berevolusi menjadi seorang target man.
Insting pelatih Stefan Kuntz pun terbukti. Luca berhasil mencuat menjadi bintang dan mengoleksi 7 gol dari 5 pertandingan yang membuatnya meraih trofi top skorer turnamen Piala Eropa U21. Luca berkontribusi terhadap lebih dari 50% gol yang dicetak timnas Jerman di Piala Eropa 21 2019. Hanya saja sayangnya Luca gagal di final untuk mencetak gol dan membawa Jerman menjadi juara setelah kalah dari Spanyol 2-1.
?? Luca Waldschmidt = final hero tonight? #U21EURO #ESPGER pic.twitter.com/BPAkizFbQW
— UEFA U21 EURO (@UEFAUnder21) June 30, 2019
Luca bahkan berhasil menjadi pemain Jerman pertama yang berhasil mencetak gol di 4 pertandingan beruntun, 3 laga di fase grup dan di laga semifinal. Satu golnya melawan Austria bisa dibilang fenomenal karena dicetak melalui tendangan jarak jauh dari luar kotak penalti.
?? Top scorer Luca Waldschmidt = the first German player to find the net in 4 consecutive games at a #U21EURO...@DFB_Junioren @DFB_Team_EN
— UEFA U21 EURO (@UEFAUnder21) June 29, 2019
Luca awalnya datang dari Hamburg ke Freiburg musim lalu dengan harga 5 juta euro. Dirinya pun berhasil membayar investasi klub kecil ini dengan kontribusi 9 gol dan 3 assist untuk Freiburg di ajang Bundesliga. Pemain ini bisa bermain fleksibel sebagai pemain sayap kiri maupun kanan dan kuat sebagai target man. Di klub dia berduet dengan eks Bayern, Nils Petersen dan duet mereka berhasil menciptakan 19 gol di Bundesliga musim lalu.
SKILL OF THE DAY ⚽️
— Hisense Sports (@HisenseSports) June 21, 2019
On his way to scoring a hat-trick for @DFB_Team_EN, Luca Waldschmidt turned on the jets to dance past a defender before scoring ??♂️?
Also secured his 2nd Skill of the Day for the tournament ?#RealLifeSkills #U21EURO #Football #GER pic.twitter.com/2qwFpsY601
Luca pun sering dibilang sebagai reinkarnasi Thomas Mueller, striker Bayern yang juga timnas Jerman karena tendangannya yang berbahaya, dribel yang cepat dan flesibilitas posisi yang bisa dimainkannya. Setelah kepulangannya dari Piala Eropa U21, Luca pun menjadi incaran banyak klub. Harganya pun menjulang tinggi naik 2 kali lipat dari awal turnamen menjadi sekitar 25 juta euro.
Top scorer of the tournament Luca Waldschmidt: "We played a good tournament until the final. To lose the final it hurts a lot, of course, but now we have to look to the future and prepare for our next challenges." pic.twitter.com/h4AKIev3Zc
— Bayern & Die Mannschaft (@eMiaSanMia) June 30, 2019
"Kami memainkan turnamen yang bagus hingga ke final. Namun di final kami tersiksa banyak karena kekalahan ini. Tapi kami sekarang dapat menatap masa depan dan menyiapkan untuk tantangan selanjutnya" tutur Luca pasca pertandingan final melawan Spanyol.
Kini Luca bersiap menapaki karir yang lebih tinggi dan bukan tidak mungkin dia akan pindah ke Bayern atau Dortmund dalam waktu dekat. Klausul kontrak yang tidak terlampau mahal dan usianya yang masih 23 tahun menjadi pertimbangan di tengah mahalnya para pemain berbakat di usia muda yang tersedia di Eropa. Freiburg pun pasti tidak akan menolak kepergiannya dan meraup untung lebih dari 5 kali lipat jika dijual hingga 25 juta euro dalam waktu setahun.
