Jelang Lawan Argentina di Semifinal Copa America 2019, Pelatih Brasil Mengaku Tak Bisa Tidur Pulas

Pelatih Timnas Brasil Tite via saudigazette.com
Sumber.com - Pertemuan Brasil kontra Argentina di babak semifinal Copa America 2019 disebut sebagai final yang kepagian. Pertemuan dua negara yang memiliki kekuatan sepakbola yang sangat baik dan diakui oleh dunia ini memang kental sekali dengan aroma rivalitas serta penuh dengan sejarah. Maka dari tak ayal kalau pemain serta pelatih dari kedua kesebelasan memiliki perasaan nervous jelang kick off pertandingan berlangsung.
Pelatih Tim Nasional Brasil, Tite dilaporkan tidak bisa tidur jelang skuatnya bermain menghadapi Argentina di semifinal Copa America 2019. Tite yang mengambil alih Selecao dari Dunga yang dipecat pada Copa America 2016 lalu mengatakan bahwa ia sangat gugup dan situasi tersebut telah membuat dirinya kesulitan untuk bisa tidur pulas.
#SeleçãoBrasileira recebeu aquele apoio da criançada na Cidade do Galo!
— CBF Futebol (@CBF_Futebol) July 1, 2019
Energia importante para o jogo de amanhã, contra a Argentina. #JogaBola
?? x ?? - 02/07 - 21h30 pic.twitter.com/JzRL4Nzp0d
Meskipun secara pengalaman dan statistik sejatinya Tite memiliki catatan yang cukup positif bersama Timnas Brasil saat berjumpa dengan Argentina. Semenjak ditunjuk sebagai pelatih baru Brasil pada 2016 silam, pelatih yang kini telah berusia 58 tahun tersebut sudah tiga kali menghadapi Argentina dengan rincian dua kali menang dan satu kali kalah.
Walau begitu, perasaan gugup masih saja dimiliki oleh Tite jelang kembali berjumpa dengan Argentina. Pertemuan timnya dengan Argentina dan perjumpaan antara dirinya dengan Lionel Scaloni tampaknya telah membuat pikirannya saat ini dipenuhi dengan segala urusan taktik, formasi hingga hal-hal detail lainnya. Hal itu juga yang membuat Tite tidak bisa istirahat dengan tenang.
"Kalau boleh berkata jujur, saya tidak bisa tidur dengan baik, saya bukan superman, saya hanya manusia biasa namun saya bisa mengatasinya," ujar Tite seperti dilansir Worldsoccertalk.
"saya merasa waswas. Saya tak bisa tidur dan tidak akan tidur lagi malam ini. Saya terbangun pukul 3:15 dini hari dan mulai memikirkan pertandingan. Saya punya kebiasaan membuat catatan, jadi saya melakukannya. Itulah realitas seorang pelatih, baik saya, maupun Lionel Scaloni," tandasnya.
Jelang berhadapan dengan Argentina, Brasil mendapatkan kabar bahagia dengan kembalinya Richarlison ke skuat Selecao setelah sebelumnya harus absen membela Brasil dikarenakan sakit gondongan. Selain Richarlison yang dinyatakan siap kembali ke skuat, duo gelandang Brasil (Arthur dan Casemiro) juga telah kembali dari suspensi, namun Fernandinho sepertinya masih belum bisa membela Brasil dikarenakan masih menderita cedera lutut, begitu juga dengan Filipe Luis yang mengalami masalah di bagian paha kakinya.
Richarlison de volta! Recuperado da caxumba, atacante agradeceu o apoio dos companheiros de equipe. Vem ver um pouco dos bastidores da #SeleçãoBrasileira! ⚽️??? #JogaBola pic.twitter.com/b3D9fnNdHj
— CBF Futebol (@CBF_Futebol) July 1, 2019
Pertandingan Brasil kontra Argentina ini sendiri akan berlangsung pada Rabu (3/7) pagi WIB, jalannya laga ini akan dihelat di Estadio Governador Magalhaes Pinto, Brasil.
