Chelsea Dijatuhi Sanksi Larangan Transfer Pemain, Olivier Giroud Justru Malah Senang

Olivier Giroud via premierleague.com
Sumber.com - Hingga detik ini, jawaban dari Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) terkait ajuan banding yang dilakukan pihak Chelsea terkait sanksi larangan transfer yang diberikan FIFA beberapa waktu lalu masih belum juga bisa diketahui. Beberapa pihak beranggapan kalau peluang The Blues agar bisa terlepas dari sanksi tersebut sangatlah kecil.
Sebagaimana diketahui, sebelumnya FIFA telah menjatuhkan hukuman berupa larangan transfer kepada Chelsea. Mereka dilarang untuk mendatangkan pemain baru hingga bursa transfer musim panas 2020. Sanksi tersebut diberikan dikarenakan Chelsea melakukan pelanggaran aturan pada saat mendatangkan pemain muda. Chelsea diberikan waktu hingga 11 April untuk mengajukan banding, namun banding pertama yang dilakukan klub Inggris tersebut kabarnya telah ditolak oleh FIFA.
He states that Roman Abramovich has already accepted that this transfer is likely to go ahead, and has therefore signed Christian Pulisic as a replacement, also given the fact that Chelsea, as of now, will be given a transfer ban pic.twitter.com/i6j37pw9Cc
— Jonas Giæver (@CheGiaevara) March 30, 2019
Di saat para suporter dan manajemen tengah dalam perasaan genting dan dalam kondisi resah terkait jawaban dari CAS akan banding kedua yang kabarnya telah dilayangkan oleh kubu Chelsea beberapa waktu lalu. Salah satu penggawa skuat Chelsea saat ini, Olivier Giroud, justru tampaknya menjadi salah satu orang yang cukup senang jika pada akhirnya timnya akan benar-benar menjalani sanksi dari FIFA tersebut.
Olivier Giroud:
— Football Tweet (@Football__Tweet) March 27, 2019
3⃣?? 3rd highest goalscorer for France
??? Top-scorer in Ligue 1, leading Montpellier to the title
?? World Cup winner
???????? 4 FA Cups
?? Puskás award winner
✅⚽️ 200+ career goals
Always criticised and never fully appreciated. Respect. ? pic.twitter.com/jClewIN2A5
Seperti dilaporkan Squawka, beberapa waktu lalu Giroud telah mengatakan kepada seorang reporter untuk menanggapi larangan transfer pemain yang akan diberikan kepada tim yang dibelanya. Giroud pun memberikan tanggapan yang positif jika pada akhirnya, FIFA benar-benar akan menjatuhkan hukumannya kepada klub yang ia bela saat ini.
Pesepakbola yang berhasil mengantarkan Prancis menjuarai Piala Dunia Rusia 2018 ini tentu saja memiliki alasan dibalik tanggapan positifnya terkait larangan transfer yang akan dijalan oleh Chelsea. Eks penyerang Arsenal ini beranggapan dengan dilarangnya Chelsea mendatangkan pemain baru hingga musim panas 2020 nanti, maka klub berkemungkinan untuk memainkan dirinya secara teratur dalam beberapa musim ke depan.
"Di klub kami masih harus menunggu untuk melihat apakah kami akan memiliki kesempatan untuk mendapatkan beberapa pemain baru di bursa transfer pemain nanti," ujar Giroud seperti dilansir Squawka.
"Jika klub tidak diperbolehkan mendatangkan pemain baru dan mungkin mereka akan menaruh harapan besar kepada saya. Saya mungkin akan diberikan lebih banyak kesempatan untuk tampil di skuat Chelsea. Saya sangat senang bermain untuk Chelsea, tetapi semuanya tergantung pada beberapa hal yang masih kita pantau hingga saat ini," sambung Giroud.
Sejak bergabung ke Stamford Bridge pada Januari 2018, penyerang berusia 32 tahun ini telah mencetak 15 gol dalam 54 total penampilannya dengan rata-rata satu gol di setiap 3 pertandingan yang ia jalani bersama Chelsea.
Tentu saja capaian tersebut berbanding lurus seperti apa yang telah dialami sang pemain ketika bermain bersama dengan Arsenal. Bersama klub asal London Utara tersebut, Giroud telah mencatatkan total 253 penampilan dengan mencetak 105 gol dan rata-rata mampu mencetak satu gol dari dua laga yang ia lakoni dengan timnya.
