Chelsea Bisa Berharap Pada Lini Tengah Mereka untuk Raih Kesuksesan di Musim 2019/20

Jorginho (kiri), Mason Mount dan Christian Pulisic via dailystar.co.uk
Sumber.com - Klub sepakbola asal Inggris Chelsea mulai banyak diragukan para pesaingnya baik di kompetisi domestik maupun Eropa dikarenakan mereka tengah menjalani hukuman larangan transfer yang diberikan oleh UEFA. Dengan adanya kenyataan seperti itu, The Blues memang sudah dipastikan tak akan bisa mendatangkan pemain baru untuk menambah amunisi jelang mengarungi kompetisi musim baru.
Pasalnya skuat The Blues yang ada saat ini bisa dikatakan tak ada perubahan jika dibandingkan dengan musim-musim sebelumnya, walaupun ada beberapa pemain yang pernah membawa Chelsea menjuarai Liga Inggris 2016/17. Namun tak sedikit pihak yang beranggapan bahwa para pemain tersebut telah habis masa keemasannya bersama Chelsea. Sebagai buktinya di dua musim terakhir, tim asal London Barat ini telah gagal bersaing untuk bisa menjuarai Liga Inggris.
Di musim lalu ketika Chelsea masih ditangani oleh Maurizio Sarri, Chelsea juga kembali gagal untuk dapat bersaing dalam perebutan gelar juara bersama dengan Liverpool serta Manchester City. Alhasil mereka hanya bisa mengakhir klasemen akhir dengan menempati peringkat ketiga saja. Sepeninggal Eden Hazard yang memutuskan untuk hijrah ke Real Madrid, mereka diklaim semakin tak bisa bersaing dengan para rival utamanya di Liga Inggris, terutama anggota 'The Big Six'.
Kualtias pemain yang ada di skuat asuhan Frank Lampard saat ini mulai diragukan. Kendati begitu, harapan Lampard sebagai pelatih anyar The Blues sangat terbuka lebar melihat melimpahnya para pemain tengah yang dimiliki oleh Chelsea saat ini. Perpaduan para pemain muda yang akan dipromosikan oleh pelatih berusia 40 tahun tersebut ditambah dengan pemain senior Chelsea lainnya dianggap bisa jadi kunci kesuksesan The Blues di musim baru nanti.
Look forward to 5 years of Goals & Assists from @masonmount_10 ? #CFC
— CFC-Blues.com (@CFCBlues_com) July 15, 2019
pic.twitter.com/UFYFcM8AKl
Sebagai contohnya ketika Chelsea sukses menaklukkan Barcelona dalam pertandingan pra musim di turnamen Rakuten Cup 2019. Para pemain yang ada di lini tengah Chelsea terlihat begitu hidup. Hadirnya Jorginho yang kali ini diberikan tugas untuk lebih banyak menyuplai bola kepada rekan-rekan setimnya yang ada di lini depan, ditambah dengan kehadiran para gelandang pekerja keras seperti Christian Pulisic, Mateo Kovacic, Pedro, Willian serta pemain muda yang telah berhasil menunjukkan pesonanya, Mason Mount. Sebenarnya Lampard memiliki harapan besar pada lini tengah dari tim asuhannya.
Christian Pulisic having some fun with Barcelona ? pic.twitter.com/IPW2CnPxby
— ESPN FC (@ESPNFC) July 23, 2019
Jika melihat pada daftar skuat Chelsea saat ini seperti dilansir dari laman resmi klub. The Blues tercatat memiliki total 12 pemain yang bisa bermain di lini tengah permainan mereka, memang beberapa pemain di antaranya lebih sering diplot di lini serang untuk membantu serangan tim. Meski begitu, para pemain ini memiliki basic sebagai pemain yang beroperasi di lini tengah. Berbicara para pemain muda, Chelsea juga masih memiliki 2 pemain muda lokal dengan talenta luar biasa seperti Callum Hudson-Odoi serta Ruben Loftus-Cheek. Keduanya merupakan 2 pemain dengan beda tipikal, jika Loftus-Cheek lebih cenderung bertahan, maka Hudson-Odoi bisa dijadikan sebagai peluru untuk melakukan serangan kepada jantung pertahanan tim lawan.
Frank Lampard sendiri sepertinya telah menemukan komposisi skuat yang akan ia gunakan jelang menghadapi Manchester United di pertandingan perdana Liga Inggris yang akan dihelat pada Minggu (11/7) mendatang. Kendati begitu jika melihat pada sisa 3 laga uji coba yang akan dilakoni skuat Chelsea, sang pelatih sepertinya masih akan kembali membongkar pasang susunan line up timnya demi mendapatkan susunan puzzle yang tepat.
Perlu diingat juga para pemain tengah yang ada di skuat Chelsea saat ini memiliki gaya permainan serta stylish yang berlainan satu sama lain. Willian dikenal dengan gaya stylish-nya, ini bisa dijadikan Lampard sebagai senjata pamungkas untuk melakukan penetrasi ke lini pertahanan sang lawan. Pedro dikenal dengan kecepatannya, Kovacic memiliki kemampuan penetrasi cukup baik dan bisa dijadikan sebagai penyuplai bola di dalam kotak penalti.
Sementara itu rekrutan anyar Chelsea yakni Christian Pulisic dikenal sebagai pemain yang memiliki kemampuan melakukan dribbling yang luar biasa. Ia bisa dijadikan sebagai pengganti Eden Hazard sebagai pemain Chelsea yang selalu bisa merepotkan barisan pertahanan sang lawan. Sementara itu, N'Golo Kante dan Loftus-Cheek bisa diandalkan Lampard untuk membantu pertahanan, jika sedang ditekan oleh para pemain dari tim musuh.
Frank Lampard sendiri sepertinya sudah paham dan mengerti akan kekuatan dari tim yang ia latih saat ini. Beberapa hari lalu, Lampard bahkan menyebutkan bahwa dirinya telah memiliki ide baru untuk membuat permainan di lini tengah timnya menjadi lebih kuat serta tangguh. Sebagai mantan pemain tengah yang bisa dikatakan sukses, ia telah menyatakan siap memberikan ide-ide baru untuk lini tengah skuat besutannya.
"Saya adalah pelatih baru. Saya punya ide baru. Kami mungkin akan lebih mudah beradaptasi dengan cara kami bermain. Saya mungkin akan meminta beberapa hal yang berbeda dari Jorginho, dari N’Golo Kante, dari Ross Barkley semuanya," ujar Lampard seperti dilansir Daily Express.
